Tel Aviv, MINA – Israel pada Sabtu (2/5) mengatakan telah membebaskan sebagian besar aktivis yang ditahan setelah menyita armada Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza, kecuali dua orang yang dibawa ke negara tersebut untuk diperiksa, lapor Anadolu Agency.
Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan bahwa pasukan laut telah menahan dua aktivis dari Global Sumud Flotilla, yang bertujuan mematahkan blokade di Jalur Gaza, telah dibawa ke Israel dan akan diperiksa.
Kedua aktivis tersebut diidentifikasi sebagai Thiago de Avila, warga negara Brasil dan Saif Abu Keshek, warga negara Spanyol.
Media Israel mengatakan keduanya akan menerima dukungan dari konsulat masing-masing di Tel Aviv.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Israel menyerang Global Sumud Flotilla di perairan internasional pada Kamis (30/4) dan menyita lebih dari 20 kapal yang sedang dalam perjalanan menuju Gaza dengan membawa perlengkapan bantuan. Sebanyak 175 aktivis sempat ditahan.
Sebuah pesawat Turkish Airlines yang membawa 59 aktivis dari berbagai negara, termasuk 18 warga negara Turki, mendarat di Bandara Istanbul pada Jumat malam setelah berangkat dari Kreta.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
















Mina Indonesia
Mina Arabic