Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini Alasan Mojtaba Khamenei Tak Hadiri Upacaya Penghormatan Terakhir Sang Ayah

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:53 WIB

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:53 WIB

59 Views ㅤ

Mojtaba Hosseini Khamenei (foto: X)

Teheran, MINA – Mojtaba Khamenei, putra kedua mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tidak menghadiri prosesi pemakaman sang ayah yang berlangsung di Teheran.

Ketidakhadirannya sempat memicu berbagai spekulasi, namun sejumlah laporan menyebutkan bahwa ia tengah menjalankan tugas penting untuk memastikan proses transisi kepemimpinan Iran berlangsung aman dan stabil.

Menurut sejumlah media Iran, Mojtaba tidak mengikuti upacara pemakaman karena mendapat tanggung jawab mengoordinasikan aspek keamanan dan stabilitas negara pada masa transisi pascawafatnya Ayatollah Ali Khamenei. Press TV melaporkan, Sabtu (4/7).

Selain itu, alasan keamanan menjadi pertimbangan tersendiri bagi Iran. Jika Mojtaba hadir, kemungkinan besar akan menjadi target bidikan Israel dan AS untuk dibunuh.

Baca Juga: Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan

Dalam sistem ketatanegaraan Iran, masa pergantian Pemimpin Tertinggi merupakan periode yang sangat sensitif sehingga memerlukan pengamanan dan koordinasi intensif di tingkat pemerintahan maupun lembaga keamanan.

Selain faktor keamanan, para pengamat menilai absennya Mojtaba juga bertujuan menghindari munculnya persepsi bahwa proses suksesi kepemimpinan Iran bersifat dinasti. Selama bertahun-tahun, nama Mojtaba Khamenei kerap disebut sebagai salah satu figur yang berpeluang menggantikan ayahnya.

Namun, pemerintah Iran berulang kali menegaskan bahwa penetapan Pemimpin Tertinggi sepenuhnya menjadi kewenangan Dewan Ahli (Assembly of Experts) sebagaimana diatur dalam konstitusi.

Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei sendiri dihadiri jutaan warga Iran yang memadati jalan-jalan di Teheran. Sejumlah pejabat tinggi negara, ulama, pimpinan militer, serta delegasi dari berbagai negara turut memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin yang memimpin Republik Islam Iran selama lebih dari tiga dekade.

Baca Juga: Knesset Baru Israel akan Gelar Sidang Perdana 10 November

Proses tersebut menjadi perhatian dunia karena posisi tersebut memiliki kewenangan luas dalam menentukan arah kebijakan politik, pertahanan, keamanan, dan hubungan luar negeri Iran.

Hingga kini, pemerintah Iran belum memberikan keterangan resmi yang lebih rinci mengenai aktivitas Mojtaba Khamenei selama prosesi pemakaman berlangsung.

Meski demikian, berbagai kalangan menilai prioritas utama pemerintah adalah menjaga stabilitas nasional dan memastikan proses transisi kepemimpinan berlangsung tertib di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap perkembangan politik di Iran.

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ukraina Catat 292 WNI Diduga Bergabung dengan Militer Rusia

Rekomendasi untuk Anda