Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irak Luncurkan Satelit Stasiun Bumi Pertama di Baghdad, Menuju Kedaulatan Digital

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - 6 jam yang lalu

6 jam yang lalu

18 Views ㅤ

Peluncuran stasiun bumi satelit pertama Irak. (Iraqi News)

Baghdad, MINA — Irak meluncurkan stasiun bumi satelit pertamanya di Baghdad, yang didedikasikan untuk komunikasi dengan satelit di orbit geostasioner (GEO).

Fasilitas ini, yang dikenal sebagai proyek Teleport-IGWS (International Gateway Stations), digambarkan oleh Kementerian Komunikasi sebagai langkah menuju kedaulatan digital Irak. Laporan Iraq Businessn News.

Menteri Komunikasi Mustafa Jabbar Sanad menyerukan kepada semua institusi dan kementerian pemerintah untuk mengajukan layanan komunikasi satelit melalui stasiun baru ini. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Irak untuk mengurangi ketergantungan pada infrastruktur internasional yang berada di luar kendali nasional.

Stasiun ini menjadi yang pertama dibangun sejak 2003, menurut Ali Yassin, Direktur Jenderal Perusahaan Umum Telekomunikasi dan Informatika. Fasilitas tersebut dioperasikan sepenuhnya oleh personel Kementerian Komunikasi dan akan mendukung berbagai aplikasi sipil dan keamanan.

Baca Juga: Iran Tunjuk Menteri Pertahanan Baru di Tengah Ancaman Konfrontasi AS-Israel

Menurut Yassin, layanan yang akan didukung meliputi internet satelit, siaran televisi, komunikasi untuk lembaga keamanan dan militer, layanan navigasi udara, serta konektivitas untuk daerah terpencil yang infrastruktur terestrialnya terbatas.

Stasiun ini juga telah terhubung ke jaringan fiber optik kementerian, memungkinkan komunikasi satelit dan terestrial beroperasi sebagai sistem terintegrasi. Rute fiber primer dan cadangan telah disiapkan sehingga komunikasi dapat dialihkan jika jalur utama terganggu.

Pengguna Pertama: Badan Kontra-Terorisme

Badan Kontra-Terorisme Irak menjadi pelanggan pertama yang menggunakan infrastruktur baru ini. Layanan tersebut telah berlangganan 10 megahertz kapasitas satelit, dengan opsi untuk diperluas.

Baca Juga: Qatar Siapkan Pakta Pertahanan Baru untuk Hadapi Rudal, Drone, dan Serangan Siber

Menteri Sanad menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar simbolis.

“Proyek ini bukan formalitas. Kami memiliki pelanggan nyata, dan pelanggan pertama adalah Badan Kontra-Terorisme. Kami juga melihat pelanggan dari luar Irak yang menghubungi kami terkait layanan satelit,” ujarnya.

Wael al-Khalidi, Wakil Direktur Eksekutif perusahaan Inggris Commercis Group, mengatakan stasiun ini memiliki tiga tujuan utama: menyediakan komunikasi satelit VSAT ke provinsi dan kota terpencil, serta memperkuat keamanan informasi dan kedaulatan yang selama ini menjadi perhatian pejabat Irak.

Sebelumnya, komunikasi pemerintah yang sensitif dari daerah terpencil harus dirutekan melalui stasiun bumi di luar Irak. Dengan adanya stasiun domestik ini, informasi dari pengguna seperti Badan Kontra-Terorisme kini dapat diturunkan di dalam Irak. []

Baca Juga: Dewan Menlu OKI Desak Penarikan Penuh Pasukan Zionis dari Jalur Gaza

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Internasional