Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iran Ancam Serang Israel Jika Terus Targetkan Lebanon

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 3 Juni 2026 - 10:59 WIB

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:59 WIB

55 Views ㅤ

Salah satu jenderal IRGC Iran (foto: X)

Teheran, MINA – Iran menegaskan akan kembali menyerang wilayah Israel apabila negara itu terus melancarkan serangan ke Lebanon, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan yang memicu kekhawatiran pecahnya konflik lebih luas di Timur Tengah.

Peringatan tersebut disampaikan pemerintah Iran menyusul berlanjutnya serangan udara Israel ke sejumlah wilayah di Lebanon selatan. Farsnews melaporkan, Rabu (3/6).

Teheran menilai tindakan militer Israel tidak hanya mengancam kedaulatan Lebanon, tetapi juga berpotensi memperburuk situasi keamanan regional yang masih rapuh.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa agresi Israel terhadap Lebanon dapat memicu konsekuensi serius bagi stabilitas kawasan. Menurutnya, Teheran tidak akan tinggal diam jika serangan terus berlanjut dan mengancam kepentingan negara-negara di kawasan.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Pernyataan itu muncul ketika upaya diplomasi internasional untuk meredakan ketegangan masih berlangsung. Iran juga menuding dukungan Amerika Serikat terhadap Israel menjadi salah satu faktor yang memperumit penyelesaian konflik dan menghambat berbagai jalur perundingan yang sedang diupayakan.

Sementara itu, serangan Israel ke wilayah Lebanon dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan telah menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Bentrokan lintas perbatasan antara pasukan Israel dan kelompok Hizbullah juga terus terjadi meski berbagai pihak internasional menyerukan gencatan senjata.

Ancama Teheran menunjukkan meningkatnya risiko meluasnya konflik di Timur Tengah. Jika ketegangan antara Israel dan Lebanon terus meningkat hingga melibatkan Iran secara langsung, situasi tersebut dikhawatirkan dapat memicu perang regional yang lebih besar dan berdampak terhadap stabilitas politik maupun ekonomi kawasan.

Mi’raj News Agency (MINA) 

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Rekomendasi untuk Anda