Teheran, MINA – Tentara Iran mengumumkan serangkaian operasi darat di Sulaymaniyah dan Erbil di Wilayah Kurdistan Irak, yang menargetkan para pemimpin intelijen yang berafiliasi dengan kelompok separatis Iran.
Brigadir Jenderal Mojtaba Jafari, penasihat panglima tertinggi Tentara Iran, mengatakan pada Senin (3/8) bahwa Brigade ke-23 Angkatan Darat telah melakukan 14 operasi darat di Sulaymaniyah dan Erbil, yang menargetkan para pejabat intelijen yang tergabung dalam kelompok separatis Iran serta agen-agen Irak yang bekerja sama dengan mereka.
Jafari mengatakan, Soran Mohammadzadeh, seorang pejabat intelijen dari Partai Demokratik Kurdistan Iran (PDKI) yang separatis, dibunuh pada 27 Juni. Ia menambahkan bahwa anggota lain dari kelompok yang sama, seorang warga negara Irak, dibunuh pada 10 Juli.
Ia juga mengatakan bahwa unit pasukan khusus Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memasuki Provinsi Sulaymaniyah pada Ahad (2/8). IRGC menangkap dua pria Kurdi karena dicurigai terlibat dalam kegiatan mata-mata di sepanjang perbatasan Iran, dengan mengutip informasi yang diberikan oleh kerabat mereka.
Baca Juga: Militer Yaman Klaim Lumpuhkan 1.747 Personel Houthi
Menurut Jafari, pasukan Iran juga menangkap beberapa kelompok bersenjata dan individu yang mencoba menyelundupkan peralatan pengawasan dan mata-mata ke Iran. Ia mengatakan, para pelaku separatis bermaksud untuk memata-matai posisi perbatasan Iran dan menyampaikan informasi tersebut kepada Mossad Israel atau Badan Intelijen Pusat AS. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Suriah Peringatkan Serangan Israel ke Wilayahnya Ancam Keamanan dan Stabilitas Kawasan
















Mina Indonesia
Mina Arabic