Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irlandia Hajar Israel 3-0, Tak Ada Salaman sebagai Sikap Solidaritas Gaza

Redaksi Editor : Arif R - Senin, 28 September 2026 - 10:07 WIB

Senin, 28 September 2026 - 10:07 WIB

72 Views ㅤ

Irlandia 3–0 Israel: Tak Ada Jabat Tangan. (FOTO/UEFA)

Debrecen, Hungaria –  Tim nasional Republik Irlandia memilih tidak melakukan tradisi berjabat tangan dengan para pemain Israel sebelum pertandingan UEFA Nations League. Sikap tersebut menjadi sorotan dalam laga yang berakhir dengan kemenangan telak Irlandia 3-0 atas Israel, Senin (28/9) dini hari WIB.

Dalam prosesi sebelum pertandingan, para pemain Irlandia tetap berjabat tangan dengan perangkat pertandingan. Namun, ketika berhadapan dengan para pemain Israel, tradisi saling berjabat tangan tidak dilakukan. Anadolu Agency melaporkan.

Kapten Irlandia Dara O’Shea juga tidak berjabat tangan dengan kapten Israel Manor Solomon. Kedua kesebelasan kemudian menjalani prosesi lagu kebangsaan sebelum pertandingan dimulai.

Para pemain Irlandia juga mengenakan ban lengan hitam. Ketika lagu kebangsaan Israel diperdengarkan, sejumlah pemain Irlandia terlihat menundukkan kepala.

Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027

Sikap tersebut berlangsung di tengah sorotan publik di Irlandia mengenai situasi kemanusiaan di Gaza dan perang yang berlangsung di Palestina.

Di lapangan, Irlandia tampil agresif sejak awal pertandingan. Tiga gol berhasil dicetak hanya dalam 25 menit pertama.

Troy Parrott membuka keunggulan Irlandia pada menit ke-14. Tiga menit kemudian, Adam Idah menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Jack Moylan kemudian mencetak gol ketiga pada menit ke-25 sekaligus membawa Irlandia unggul 3-0 hingga pertandingan berakhir.

Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Setelah mencetak gol, Moylan terlihat mencium ban hitam yang dikenakannya, sebuah gestur yang kemudian mendapat perhatian dalam pemberitaan mengenai pertandingan tersebut.

Tidak hanya prosesi jabat tangan yang ditiadakan. Setelah pertandingan, kedua tim juga tidak melakukan tradisi bertukar jersey.

Kemenangan tersebut membuat pertandingan Irlandia dan Israel tidak hanya menjadi pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi panggung simbolik di tengah isu politik dan kemanusiaan yang menyertai hubungan kedua negara.

Meski demikian, pertandingan tetap berlangsung sesuai aturan UEFA dan kemenangan 3-0 menjadi hasil resmi pertandingan. []

Baca Juga: Timnas Portugal Masih Buka Pintu untuk Ronaldo, Pelatih Jorge Jesus Sebut Hanya Kesalahpahaman

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda