Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Akan Pangkas 10.000 Tentara Cadangan Akibat Krisis Anggaran

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Senin, 6 Juli 2026 - 14:18 WIB

Senin, 6 Juli 2026 - 14:18 WIB

22 Views

Pasukan Zionis. (Anadolu)

Tel Aviv, MINA – Tentara penjajah Israel bersiap melepas sekitar 10.000 tentara cadangan pada akhir Juli mendatang karena menghadapi tekanan keuangan yang semakin berat, demikian dilaporkan media setempat pada Ahad (5/7).

Surat kabar Israel Hayom mengatakan jumlah tentara cadangan yang bertugas aktif diperkirakan akan turun dari sekitar 60.000 menjadi sekitar 50.000, yang mencerminkan meningkatnya ketegangan pada anggaran militer. Dikatakan bahwa keputusan akhir belum diambil dan diharapkan akan ditentukan dalam beberapa hari mendatang.

Menurut laporan tersebut, langkah ini terjadi ketika militer Israel menghadapi krisis pendanaan yang parah menyusul lonjakan pengeluaran militer yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang mengakibatkan defisit anggaran diperkirakan mencapai puluhan miliar shekel.

Media Israel, termasuk Yedioth Ahronoth dan Calcalist, melaporkan bahwa pengurangan yang direncanakan akan mempengaruhi tentara cadangan yang bertugas dalam sistem pertahanan regional, termasuk personel yang ditugaskan untuk melindungi pemukiman ilegal di sekitar Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, serta staf di markas militer.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Laporan tersebut mengatakan pemangkasan yang direncanakan bertepatan dengan perselisihan mendalam antara kementerian pertahanan dan keuangan Israel mengenai besaran anggaran pertahanan.

Sementara pihak militer mengupayakan peningkatan rekor dalam belanja pertahanan karena tentara terlibat dalam beberapa konflik regional, Kementerian Keuangan menentang tuntutan tersebut karena khawatir akan memperlebar defisit anggaran.

Menurut media Israel, kedua belah pihak telah mencapai kompromi sementara di mana pendanaan tambahan akan diberikan dengan syarat militer mengurangi ketergantungannya pada pasukan cadangan dan memangkas pengeluaran operasional.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda