Tel Aviv, MINA – Pendudukan Israel membangun kerja sama keamanannya dengan wilayah separatis Somaliland, termasuk pelatihan dan penyediaan perlengkapan bagi personel keamanan, menurut laporan media Israel dan Inggris.
Radio pemerintah Israel melaporkan bahwa hubungan keamanan antara Israel dan Somaliland telah menguat secara stabil dalam beberapa tahun terakhir.
Laporan tersebut mengatakan, pendudukan Israel terlibat dalam pelatihan dan dukungan pasukan keamanan di wilayah tersebut.
Menurut The Telegraph, 50 anggota pasukan khusus Somaliland baru-baru ini kembali ke rumah setelah menyelesaikan program pelatihan militer di Israel.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Surat kabar tersebut mengatakan bahwa kerja sama keamanan telah menjadi komponen sentral dari hubungan yang berkembang antara kedua belah pihak, dengan menyebutkan lokasi strategis Somaliland di sepanjang Teluk Aden dan kedekatannya dengan jalur pelayaran Laut Merah dan pantai Yaman.
Radio pemerintah Israel melaporkan bahwa Presiden Somaliland Abdirahman Abdullahi diperkirakan akan mengunjungi Israel pada bulan Maret, tetapi perjalanan tersebut ditunda tanpa batas waktu karena perkembangan regional.
Laporan-laporan tersebut muncul beberapa bulan setelah Israel mengakui Somaliland pada Desember 2025. Langkah tersebut ditolak oleh pemerintah federal Somalia dan menuai kritik dari beberapa aktor regional dan internasional.
Menurut The Telegraph, posisi geografis Somaliland memberikannya signifikansi geopolitik yang penting, khususnya terkait dengan keamanan maritim dan jalur perdagangan yang menghubungkan Laut Merah ke Samudra Hindia. []
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic