Gaza, MINA – Sepuluh tahanan Palestina yang dibebaskan Israel pada Senin (15/12), sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dan tahanan/">pertukaran tahanan dengan Hamas telah tiba di Deir al-Balah, Gaza tengah.
Para tahanan yang dibebaskan dari penjara Israel dalam fase pertama kesepakatan tersebut, dipindahkan oleh Komite Internasional Palang Merah (ICRC) ke Rumah Sakit Al-Aqsa Martyrs untuk pemeriksaan medis.
Kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku di Gaza pada 10 Oktober 2025, menghentikan serangan Israel yang telah berlangsung dua tahun. Fase pertama kesepakatan ini mencakup pembebasan sandera Israel sebagai imbalan untuk tahanan Palestina.
Menurut otoritas Palestina, lebih dari 9.300 warga Palestina saat ini ditahan di penjara Israel, termasuk lebih dari 50 perempuan dan sekitar 350 anak-anak, selain dari mereka yang ditahan di kamp-kamp tentara Israel.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Data Palestina juga menyebutkan setidaknya 86 tahanan telah meninggal dalam tahanan Israel sejak Oktober 2023, sementara kelompok hak asasi manusia memperkirakan angkanya lebih dari 100 untuk periode yang sama.
Israel menyatakan, negosiasi untuk memulai fase kedua kesepakatan gencatan senjata tergantung pada diterimanya jenazah semua sandera mereka.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic