Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel dan Venezuela Pulihkan Hubungan Konsuler setelah 17 Tahun

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:34 WIB

7 Views ㅤ

Menteri Luar Negeri Venezuela Felix Plasencia bertemu dengan Isaac Cohen, Kepala Rabi Asosiasi Israelite Venezuela di Caracas, Ahad (9/8). (Foto: Agencia AJN)

Caracas, MINA – Israel dan Venezuela sepakat untuk kembali menjalin hubungan konsuler dan membentuk saluran koordinasi resmi setelah 17 tahun tanpa hubungan diplomatik.

Agencia AJN melaporkan, kesepakatan dicapai menyusul pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar dan Menteri Luar Negeri Venezuela Felix Plasencia.

Kedua belah pihak sepakat untuk membentuk mekanisme koordinasi guna menyediakan layanan konsuler bagi warga kedua negara.

Langkah ini diambil di tengah upaya untuk memenuhi kebutuhan komunitas Yahudi di Venezuela.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Pada Ahad di Caracas, Plasencia bertemu dengan Isaac Cohen, Kepala Rabi Asosiasi Israelite Venezuela, yang menyerahkan surat yang ditujukan kepada Presiden Venezuela Delcy Rodriguez. Surat tersebut mendesak pemulihan hubungan diplomatik dan konsuler dengan Israel.

“Secara historis, Venezuela telah menyambut komunitas Yahudi yang penting dengan tangan terbuka,” ujar Plasencia, seraya memuji kontribusi mereka terhadap pembangunan negara tersebut.

Langkah ini memulihkan saluran resmi terbatas antara Caracas dan Tel Aviv, namun tidak berarti pemulihan penuh hubungan diplomatik, yang sebelumnya diputus pada tahun 2009.

Venezuela, di bawah kepemimpinan Presiden Hugo Chavez saat itu, memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel pada Januari 2009 di tengah serangan militer Israel di Jalur Gaza. Chavez dikenal sebagai kritikus vokal terhadap Israel dan menjalin hubungan erat dengan negara-negara yang menentang kebijakan Israel di Timur Tengah.

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Hubungan tetap terputus di bawah penerus Chavez, Nicolas Maduro, yang juga menjalin hubungan erat dengan Iran dan berulang kali mengkritik kebijakan Israel terhadap warga Palestina.

Israel memberikan bantuan kepada Venezuela setelah gempa bumi pada 24 Juni; sebuah delegasi yang dikirim pada bulan Juni membantu puluhan ribu warga Venezuela kembali ke rumah mereka, menurut Agencia AJN.

Kedua negara sepakat untuk terus bekerja sama dalam upaya tanggap darurat dan pemulihan pascagempa.

Plasencia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah dan rakyat Israel atas bantuan mereka setelah peristiwa “gempa ganda” yang melanda Venezuela pada 24 Juni. []

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Somalia Tegas Tolak Kehadiran Israel Dalam Keadaan Apa Pun

Rekomendasi untuk Anda