Tel Aviv, MINA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggelar rapat keamanan tingkat tinggi untuk membahas dan menyepakati titik-titik penarikan bertahap pasukan Israel dari wilayah Lebanon selatan.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari implementasi kerangka kesepakatan yang dimediasi Amerika Serikat, meski Israel tetap mengaitkan proses penarikan dengan jaminan keamanan di wilayah perbatasan.
Media Israel KAN melaporkan, Senin (6/7) rapat itu dihadiri para pejabat senior militer dan intelijen yang membahas lokasi-lokasi yang akan menjadi tahap awal penarikan pasukan.
Selain menentukan area penarikan, pertemuan juga membahas mekanisme koordinasi dengan Amerika Serikat dan pihak-pihak internasional, termasuk pengaturan kawasan yang diklaim Israel harus bebas dari kehadiran kelompok Hizbullah sebelum proses tersebut dilaksanakan.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Dalam kerangka kesepakatan yang dicapai akhir Juni lalu, Israel disebut akan memulai penarikan secara bertahap dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Namun, pemerintah Israel menegaskan bahwa langkah lanjutan hanya akan dilakukan apabila Angkatan Bersenjata Lebanon mampu mengambil alih kendali keamanan dan memastikan tidak ada kelompok bersenjata di luar otoritas negara yang beroperasi di kawasan tersebut.
Sebelumnya, Netanyahu juga menegaskan bahwa Israel tidak akan menarik seluruh pasukannya dari Lebanon selatan selama ancaman Hizbullah masih ada.
Sikap tersebut diperkuat oleh Menteri Pertahanan Israel Israel Katz yang menyatakan pasukan Israel akan tetap berada di zona keamanan selama dianggap diperlukan demi melindungi wilayah utara Israel.
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
Pernyataan itu menuai kritik dari sejumlah pihak di Lebanon yang menilai kebijakan tersebut berpotensi memperpanjang ketegangan di kawasan perbatasan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Israel Lanjutkan Serangan di Gaza, Lima Warga Palestina Syahid
















Mina Indonesia
Mina Arabic