Tepi Barat, MINA – Otoritas penjajah Israel mengintensifkan penggunaan perintah militer sebagai alat untuk memperluas permukiman di Tepi Barat, dengan mengeluarkan 114 perintah untuk merebut tanah Palestina sejak 7 Oktober 2023.
Menurut Biro Nasional untuk Pembelaan Tanah dan Perlawanan terhadap Pemukiman pada Sabtu (4/7), biro tersebut mengatakan bahwa jumlah perintah militer yang dikeluarkan selama periode ini setara dengan total jumlah yang dikeluarkan oleh otoritas penjajah Israel selama 20 tahun terakhir.
Perintah-perintah tersebut telah menyebabkan perebutan sekitar 25.000 dunam tanah dan pembangunan 53 permukiman baru, beberapa di antaranya dibangun di atas tanah milik komunitas Palestina yang terusir secara paksa, termasuk Ein Samiya dan Al-Muarrajat.
Laporan itu memperingatkan bahwa rencana pemukiman tidak lagi terbatas pada Area C, tetapi telah meluas jauh ke Area A, yang berada di bawah kendali Palestina berdasarkan Perjanjian Oslo.[]
Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic