Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjajah Israel Tingkatkan Pembongkaran Rumah Palestina di Qalandia

Hasanatun Aliyah Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 17 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:20 WIB

19 Views

Yerusalem, MINA – Kegubernuran Yerusalem memperingatkan adanya eskalasi kampanye pembongkaran Israel yang menargetkan keberadaan warga Palestina di kawasan Qalandia, utara Yerusalem yang diduduki.

“Puluhan rumah di kota Qalandia kini terancam pembongkaran, di tengah meningkatnya langkah-langkah Israel yang menargetkan rumah dan fasilitas Palestina di kawasan tersebut,” demikian pernyataan Kegubernuran Yerusalem yang dirilis pada Senin (17/8).

Kegubernuran menyebut perintah pembongkaran tersebut sebagai bagian dari rencana Israel yang lebih luas untuk memajukan proyek pemukiman, menyita tanah, dan memberlakukan fakta baru di Yerusalem dengan mengorbankan keberadaan Palestina.

Penjajah Israel membongkar sebuah rumah berlantai dua milik warga Palestina di kota Qalandia dengan dalih bangunan tanpa izin, yang mengakibatkan pengungsian satu keluarga beranggotakan 15 orang.

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan

Pada 12 Agustus lalu, otoritas Israel menyampaikan pemberitahuan pembongkaran dan penghentian konstruksi yang menargetkan sejumlah rumah dan fasilitas pertanian di dekat Pemakaman Al-Shuhada di kamp Qalandia.

Sebelumnya, pada 5 Agustus, pasukan Israel melancarkan operasi militer selama dua hari di kamp Qalandia dan kota Kafr Aqab, utara Yerusalem. Operasi tersebut melibatkan pembongkaran dan peledakan yang menargetkan rumah-rumah serta fasilitas Palestina, di samping pemberitahuan pembongkaran yang disampaikan kepada warga lainnya.

Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya aktivitas pemukiman Israel di Yerusalem dan sekitarnya, yang menurut pengamat merupakan upaya sistematis untuk mengosongkan wilayah tersebut dari penduduk asli Palestina dan memperkuat kendali Israel atas kota suci tersebut.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Liga Arab Kutuk Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Rekomendasi untuk Anda