Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Laporkan 3 Ribu Warganya Jadi Korban Akibat Serangan Balasan Iran

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 15 Maret 2026 - 08:01 WIB

Ahad, 15 Maret 2026 - 08:01 WIB

12 Views ㅤ

Kondisi panik warga Israel saat serangan balasan Iran (foto: ScreenGrab/AA)

Tel Aviv, MINA – Otoritas Israel menyatakan bahwa sekitar 3 000 warganya menjadi korban serangan balasan Republik Islam Iran dalam konflik berskala besar yang terjadi sejak akhir Februari 2026.

Pernyataan ini muncul di tengah gelombang serangan balistik dan pesawat nirawak (drone) Iran yang menyasar berbagai wilayah di Israel.

Angka tersebut mencerminkan dampak serius yang dirasakan masyarakat sipil Israel. Serangan drone dan rudal Iran selama beberapa pekan terakhir telah mengguncang berbagai kota besar di negara itu, memaksa sistem pertahanan udara Israel bekerja dalam intensitas tinggi untuk menangkis gelombang serangan.

Selain korban jiwa, banyak warga juga mengalami luka-luka dan kerusakan infrastruktur. Yadoith Ahronoth melaporkan, Ahad (15/3).

Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur

Perang bermula ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer bersama terhadap sejumlah fasilitas strategis di Iran pada akhir Februari 2026.

Balasan Iran kemudian datang secara bertahap, dengan sejumlah gelombang serangan menggunakan drone dan rudal ke target yang mencakup basis militer, wilayah perbatasan, hingga pusat-pusat kota.

Selain korban jiwa di Israel, kerusakan juga dirasakan di negara-negara lain di kawasan. Misalnya, laporan terbaru menyebutkan serangkaian serangan udara yang menewaskan puluhan orang di wilayah Isfahan, Iran, yang melibatkan fasilitas industri sipil saat serangan berlangsung.

Pakar keamanan internasional menilai bahwa tingginya jumlah korban yang dialami warga sipil Israel menjadi indikator bahwa konflik ini sudah berkembang jauh dari sekadar serangan militer terbatas.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Intensitas tembakan balasan Iran, termasuk penggunaan drone berbiaya rendah secara masif, telah membebani sistem pertahanan udara Israel yang belum pernah menghadapi serangan dalam skala seperti ini sebelumnya.  []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda