Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jateng Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, 8.000 Peserta dari 38 Provinsi Dipastikan Hadir

Zaenal Muttaqin Editor : Rudi Hendrik - Senin, 20 April 2026 - 17:15 WIB

Senin, 20 April 2026 - 17:15 WIB

19 Views ㅤ

Semarang, MINA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mematangkan persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Semarang pada 11–20 September 2026.

Seluruh aspek, mulai dari venue hingga rangkaian acara, telah disiapkan. Sebanyak 8.000 peserta dari 38 provinsi dijadwalkan mengikuti ajang nasional tersebut.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menjelaskan tahapan kegiatan dimulai dari kedatangan dan registrasi kafilah pada 11–12 September, pembukaan 12 September, pelaksanaan lomba 13–19 September, penutupan 19 September, serta kepulangan peserta pada 20 September 2026.

Untuk lokasi utama, pembukaan dan penutupan akan digelar di Lapangan Simpang Lima Semarang. Sementara Malam Ta’aruf dan Pameran MTQ berlangsung di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Pawai Ta’aruf direncanakan start dari Balai Kota Semarang dan finish di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Adapun venue lomba tersebar di sejumlah titik di Kota Semarang, antara lain Lapangan Simpang Lima, Studio Kreasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja, Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Aula Masjid Baiturrahman, Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Auditorium Kanwil Kemenag Jateng, Aula Wahana Graha Dinas Perhubungan Jateng, Aula Sasana Widyapraja BPSDMD Jateng, Gedung Semeru BP2KLK, Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo, serta Gedung Prof. Soedarto dan Gedung Imam Bardjo Universitas Diponegoro.

Sumarno menambahkan, panitia juga telah menyiapkan konsep logo, maskot, dan tema MTQ yang akan diajukan ke Kementerian Agama RI untuk disahkan.

Ia menyebut, desain tersebut mengusung harmoni spiritualitas Islam, kearifan budaya Jawa, dan identitas Kota Semarang.

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

“MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi momentum membangun generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan berbudaya,” ujarnya saat Rapat Koordinasi Panitia MTQ Nasional XXXI di Gedung Grhadika Bakti Praja, Senin (20/4).

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Ia menilai MTQ tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Dengan kedatangan ribuan tamu, ini akan mendorong perputaran ekonomi. Maka persiapan harus dilakukan secara maksimal,” katanya.

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Selain agenda utama, sejumlah event pendukung juga disiapkan, seperti festival rebana, dugderan mini, dan kegiatan syiar keagamaan lainnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyatakan kesiapan penuh kotanya sebagai tuan rumah.

Bahkan, pihaknya mengusulkan pencatatan Rekor MURI untuk kegiatan menyanyikan Mars MTQ dengan peserta terbanyak saat pembukaan.

“Kami akan melibatkan siswa, santri, hingga ibu-ibu pengajian untuk menyukseskan kegiatan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga: Tenggelamnya KM Virgo, Polisi Tetapkan 4 Orang sebagai Tersangka

Pemerintah berharap seluruh pihak dapat mendukung penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI agar berjalan lancar, aman, dan sesuai standar nasional, sekaligus memperkuat citra Jawa Tengah sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional. []

Mi’raj News Agency (MINA) 

Baca Juga: Anak Krakatau Erupsi Dua Kali, Abu Vulkanik Bergerak ke Barat Laut

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Kolom
Kolom
Indonesia
Amerika