Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anak Krakatau Erupsi Dua Kali, Abu Vulkanik Bergerak ke Barat Laut

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:07 WIB

210 Views ㅤ

Gunung Anak Krakatau. (FB/PVMBG)

Jakarta, MINA – Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda kembali mengalami erupsi dua kali pada Senin (5/10) malam. Aktivitas tersebut menghasilkan abu vulkanik yang terpantau bergerak ke arah barat laut.

Berdasarkan laporan BMKG, erupsi pertama terjadi pada pukul 20.13 WIB, kemudian disusul erupsi kedua pada pukul 20.28 WIB. Abu vulkanik terpantau hingga ketinggian sekitar 9.000 kaki atau 2,7 kilometer di atas permukaan laut.

Forecaster BMKG Maritim Lampung, Eka Suci Puspita, mengatakan abu vulkanik bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan sekitar 9 kilometer per jam. Sementara laporan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin pada pukul 20.40 WIB mendeteksi abu pada ketinggian yang sama dengan pergerakan sekitar lima knot.

Badan Geologi mencatat erupsi kedua terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 33 milimeter dan durasi sekitar 61 detik. Masyarakat, wisatawan, dan pendaki diminta tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Gunung Anak Krakatau saat ini berstatus Level II atau Waspada. Status tersebut ditetapkan Badan Geologi sejak 21 September 2026 setelah sebelumnya berada pada Level III atau Siaga akibat peningkatan aktivitas vulkanik. Pemerintah tetap mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi lontaran batu pijar dan hujan abu lebat.

BMKG mengingatkan masyarakat dan pengguna jasa penerbangan agar mengikuti perkembangan informasi resmi karena arah dan jangkauan sebaran abu vulkanik dapat berubah mengikuti kondisi angin di atmosfer.

Pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi dampak erupsi terhadap keselamatan masyarakat dan penerbangan di sekitar Selat Sunda. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Indonesia
Satu ABK Kapal Pembawa 5 Jurnalis Ditemukan di Pulau Enggano Bengkulu
Indonesia
Artikel
Indonesia
MINA Sport
Indonesia
Internasional
Info MINA