Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalimat Tauhid sebagai Dzikir Terbaik di Hari Arafah

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Selasa, 26 Mei 2026 - 10:07 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:07 WIB

174 Views ㅤ

Jamaah haji berdoa dan berdzikir saat Wukuf di Arafah. (FOTO: Cairo24)

HARI ARAFAH, tanggal 9 Dzulhijjah, adalah hari yang paling mulia dalam setahun. Di padang pasir Arafah yang tandus itu, jutaan jamaah haji dari seluruh dunia berkumpul, berwukuf, bermunajat, dan memohon ampunan kepada Allah.

Pada hari yang sama, umat Islam di seluruh dunia yang tidak sedang berhaji dianjurkan untuk berpuasa Arafah dan memperbanyak doa. Bagi yang berhaji atau di luar tanah suci, dianjurkan memperbanyak taubat, dzikir dan doa, sebagai dilakukan jamaah haji saat di Padang Arafah.

Dalam hal ini Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ

Baca Juga: Sesama Muslim Bersaudara: Merawat Ukhuwah, Membela yang Tertindas

“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.” (HR Tirmidzi).

Dalam hadits lain dikatakan:

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِى
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula yang diucapkan oleh para nabi sebelumku, adalah kalimat: ‘LAA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAH, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU, WA HUWA ‘ALA KULLI SYAI-IN QADIR’ (Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah segala kerajaan, segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).” (HR Tirmidzi dan Ahmad).

Baca Juga: Bersyukur Tak Bertapi, Bersabar Tak Bertepi

Dzikir tersebut serta dzikir-dzikir dan doa-doa lainnya sangat dianjurkan dibaca pada hari Arafah, terutama pada waktu sore hari, sebelum matahari terbenam. Pada saat itu, Allah mendekat dan membanggakan para hamba-Nya yang sedang wukuf di hadapan para malaikat. Kita yang tidak sedang haji pun seolah ikut berwukuf dengan melakukan amalan jamaah haji di padang Arafah.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ

“Tidak ada hari yang Allah lebih banyak membebaskan hamba dari api neraka daripada hari Arafah.” (HR Muslim).

Baca Juga: Membaca Ulang Resolusi Jihad dan Makna Hari Santri Nasional

Maka, marilah kita perbanyak doa pada hari yang agung ini, baik bagi yang sedang wukuf di Arafah maupun bagi yang berpuasa Arafah di rumah. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini.

Allah membanggakan hamba-Nya di hadapan malaikat, mengabulkan doa-doa, dan membebaskan dari api neraka. Jangan biarkan hari ini berlalu tanpa amalan maksimal. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Alhamdulillah di Ufuk Pagi: Mensyukuri Terbukanya Mata

Rekomendasi untuk Anda

Tausiyah
Tausiyah
Tausiyah
Hikmah
Dunia Islam