Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kandidat Sekjen PBB Dijadwalkan Adu Gagasan dalam Debat Terbuka 23 Juli Mendatang

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:21 WIB

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:21 WIB

14 Views ㅤ

Sidang umum negara-Negara anggota PBB (Quds Press)

New York, MINA – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan menggelar debat terbuka bagi seluruh kandidat Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB pada 23 Juli mendatang.

Forum tersebut menjadi bagian dari proses seleksi pemimpin baru organisasi dunia itu menjelang berakhirnya masa jabatan Sekjen saat ini, António Guterres, pada akhir 2026.

Juru Bicara Presiden pbb/">Majelis Umum PBB (UNGA), La Neice Collins mengatakan Presiden UNGA, Annalena Baerbock, telah mengirimkan surat kepada seluruh negara anggota untuk menginformasikan bahwa semua kandidat resmi diundang mengikuti debat tersebut. Rincian teknis, termasuk mekanisme registrasi dan pelaksanaan acara, akan diumumkan lebih lanjut oleh pihak penyelenggara.

Debat terbuka itu diharapkan memberi kesempatan kepada negara-negara anggota PBB, organisasi masyarakat sipil, media, dan publik internasional untuk mendengar secara langsung visi, misi, serta pandangan para kandidat mengenai berbagai tantangan global. Di antaranya adalah konflik bersenjata, perubahan iklim, pembangunan berkelanjutan, reformasi sistem multilateral, hingga penguatan peran PBB dalam menjaga perdamaian dunia.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Saat ini terdapat enam kandidat yang bersaing memperebutkan posisi Sekjen PBB berikutnya. Menariknya, empat di antaranya merupakan perempuan yang berasal dari kawasan Amerika Latin dan Karibia.

Komposisi tersebut memunculkan harapan akan lahirnya pemimpin perempuan pertama dalam sejarah PBB, meski proses pemilihan tetap bergantung pada dukungan negara-negara anggota, khususnya lima anggota tetap pbb/">Dewan Keamanan PBB yang memiliki hak veto.

Pemilihan Sekjen PBB diawali dengan proses pencalonan oleh negara anggota, dilanjutkan pembahasan di Dewan Keamanan sebelum nama yang disepakati direkomendasikan kepada pbb/">Majelis Umum PBB untuk mendapat persetujuan.

Masa jabatan Sekjen PBB berlangsung selama lima tahun dan dapat diperpanjang satu kali. Sekjen terpilih dijadwalkan mulai menjalankan tugasnya pada 1 Januari 2027 menggantikan António Guterres.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Debat terbuka yang diperkenalkan dalam beberapa siklus pemilihan terakhir dinilai sebagai langkah penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses pemilihan pemimpin PBB.

Melalui forum tersebut, negara-negara anggota dapat menilai kapasitas kepemimpinan para kandidat dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari konflik geopolitik, krisis kemanusiaan, hingga pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia