Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mahasiswa Palestina Bawa Semangat Tarian Dabke di Pembukaan BSP 2026

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - Ahad, 1 November 2026 - 22:12 WIB

Ahad, 1 November 2026 - 22:12 WIB

17 Views ㅤ

Pertunjukan Tarian Dabke Mahasiswa Palestina di Grand Opening Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2026. (Foto: Syahrus Sidieq/MINA)

Jakarta, MINA – Enam mahasiswa Palestina yang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan (Unhan) menampilkan tarian tradisional Dabke dalam pembukaan Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Ahad (1/11).

Di hadapan ribuan peserta yang hadir dalam acara tersebut, keenam mahasiswa dari berbagai jurusan, termasuk kedokteran dan teknik, memperkenalkan salah satu warisan budaya Palestina melalui gerakan tari yang penuh semangat dan kekompakan.

Penampilan tersebut menjadi salah satu cara mereka membawa identitas dan kebudayaan tanah air ke tengah masyarakat Indonesia, meskipun saat ini sedang menempuh pendidikan jauh dari Palestina.

Ketua Panitia BSP 2026, Yusuf Maulana, mengatakan penampilan Dabke tersebut terwujud melalui kerja sama dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattari.

Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

Menurutnya, para mahasiswa mengaku sangat senang mendapat kesempatan tampil dan membawa nama Palestina melalui tarian tradisional tersebut. Terlebih, mereka dapat menjadi bagian dari pembukaan BSP 2026.

“Ini menjadi hal yang istimewa bagi mereka karena bisa tampil dalam grand opening. Alhamdulillah, kesannya positif. Bahkan, Bapak Dubes yang belum lama menjabat di Indonesia merasa terharu dan tertarik dengan acara ini,” ujar Yusuf.

Dabke merupakan tarian tradisional Timur Tengah yang memadukan gerakan tari berbaris dan melingkar. Di Palestina, tarian ini tidak sekadar menjadi ekspresi seni dan hiburan, tetapi juga merepresentasikan identitas, persatuan, ketabahan, dan kekuatan masyarakatnya.

Di tengah pendudukan yang mengancam tanah, sejarah, dan identitas bangsa Palestina, pelestarian budaya menjadi salah satu bentuk perlawanan yang penting. Melalui tarian, musik, bahasa, dan tradisi, masyarakat Palestina terus menjaga warisan leluhur agar tidak hilang dan tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina

Dabke menjadi salah satu simbol perlawanan budaya tersebut. Ketika masyarakat Palestina terus menampilkan dan mewariskan tarian ini, mereka turut menegaskan keberadaan identitas dan kebudayaan Palestina di tengah berbagai upaya penghapusan jejak sejarah dan budayanya. []

Mi’raj News Agency (MINA) 

 

Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!

Rekomendasi untuk Anda