Pekanbaru, MINA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus meluas hingga memasuki fase darurat pada akhir Maret 2026. Tim gabungan dari Manggala Agni, BPBD, serta TNI dan Polri masih berjibaku memadamkan api di sejumlah titik, Selasa (24/3).
Kondisi paling kritis dilaporkan terjadi di kawasan Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil, tepatnya di Desa Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak. Api dilaporkan telah merangsek ke dalam kawasan konservasi yang memiliki ekosistem gambut dalam.
Koordinator Teknis Dalkarhut Seksi Wilayah II Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Edwin Putra, mengatakan, kondisi lahan gambut yang kering menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman.
“Petugas menghadapi tantangan berat akibat cuaca panas, angin kencang, serta keterbatasan sumber air di lapangan,” ujarnya.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Ia menjelaskan, api tidak hanya membakar permukaan, tetapi juga menjalar di bawah tanah melalui lapisan gambut, sehingga sulit dikendalikan. Vegetasi seperti akasia dan semak belukar turut mempercepat penyebaran api.
Selain di Kabupaten Siak, kebakaran juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Riau. Di Kota Dumai, api terpantau di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, serta Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur.
Sementara itu di Kabupaten Pelalawan, titik api tersebar di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, serta Desa Teluk Beringin, Kecamatan Kuala Kampar. Adapun di Kabupaten Indragiri Hulu, petugas masih berupaya memadamkan api di Desa Sekip Hilir, Kecamatan Rengat.
Tim gabungan terus melakukan pemadaman intensif di seluruh titik tersebut guna mencegah api meluas ke wilayah permukiman maupun area lainnya. Upaya pemantauan juga diperketat mengingat potensi munculnya titik api baru akibat kondisi cuaca ekstrem.
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
Edwin menegaskan bahwa pihaknya tetap siaga penuh di lapangan. Secara tidak langsung ia menyampaikan bahwa seluruh personel dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran dan meminimalisir dampak yang lebih luas.
“Hingga saat ini, tim gabungan masih berjibaku di lapangan untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain,” katanya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic