Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecelakaan Pesawat Militer Kolombia Tewaskan 66 Orang

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Selasa, 24 Maret 2026 - 14:54 WIB

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:54 WIB

5 Views ㅤ

Petugas penyelamat, tentara dan warga bekerja melakukan evakuasi korban kecelakaan pesawat militer Kolombiia di Puerto Leguizamo, perbatasan dengan Peru, Senin, 23 Maret 2026. (Gambar: 7News)

Bogota, MINA – Sebuah pesawat militer Kolombia jatuh saat lepas landas pada Senin (23/3), menewaskan 66 orang dan empat dinyatakan masih hilang, menurut seorang pejabat tinggi.

Tim penyelamat mengevakuasi puluhan korban selamat ke rumah sakit terdekat, Ariana News melaporkan.

Pesawat angkut Hercules C-130 buatan Lockheed Martin itu membawa 128 orang, termasuk 11 anggota Angkatan Udara, 115 personel Angkatan Darat, dan dua petugas kepolisian nasional, menurut Hugo Alejandro Lopez, kepala angkatan bersenjata negara itu.

Jumlah korban tewas hampir dua kali lipat dari angka sebelumnya yang diberikan oleh pihak berwenang, yang terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan di lokasi kecelakaan maut tersebut.

Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme

Kecelakaan itu terjadi saat pesawat lepas landas dari Puerto Leguizamo, di perbatasan dengan Peru, kata Menteri Pertahanan Pedro Sanchez di X.

Pesawat itu diyakini mengalami benturan di dekat ujung landasan pacu saat lepas landas, kata petugas pemadam kebakaran Eduardo San Juan Callejas kepada Caracol, dengan sayap pesawat kemudian menabrak pohon saat jatuh.

Kecelakaan itu menyebabkan pesawat terbakar dan meledakkan semacam alat peledak di dalamnya, tambahnya.

Warga di daerah terpencil itu adalah yang pertama kali menyelamatkan para korban, dengan video menunjukkan beberapa pria melaju kencang di jalan tanah dengan tentara yang terluka di belakang sepeda motor mereka.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Kendaraan militer kemudian tiba, meskipun pihak berwenang mengatakan lokasi kecelakaan sulit dijangkau, sehingga menghambat upaya penyelamatan.

Lopez mengatakan bahwa 57 korban selamat telah dirawat di rumah sakit, dengan 30 di antaranya dalam kondisi tidak serius di klinik militer. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Asia
Indonesia
Amerika