Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Krisis Medis Gaza Kian Parah, Obat Penting Habis 52%

Arina Islami Editor : Rudi Hendrik - Ahad, 7 Desember 2025 - 22:02 WIB

Ahad, 7 Desember 2025 - 22:02 WIB

6 Views ㅤ

Ilustrasi obat-obatan [Foto: iStockphoto]

Gaza, MINA – Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan krisis pasokan medis yang semakin parah, dengan lebih dari separuh obat-obatan penting kini habis dari gudang persediaan.

Menurut Palestinian Information Center (PIC), situasi ini kian memperburuk kemampuan fasilitas kesehatan dalam menangani gelombang korban luka dan pasien sakit di tengah eskalasi agresi Israel.

Dalam pernyataan resmi pada Ahad (7/12), Kementerian Kesehatan Gaza mengungkapkan bahwa 52 persen obat-obatan vital telah benar-benar kehabisan stok.

Tidak hanya itu, 71 persen bahan habis pakai medis serta 70 persen peralatan laboratorium juga tidak lagi tersedia di Jalur Gaza.

Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera

“Seiring meningkatnya kebutuhan akan intervensi medis bagi korban luka dan pasien sakit, krisis semakin memburuk. Layanan kesehatan primer, prosedur bedah, perawatan intensif, onkologi, dan hematologi termasuk di antara layanan yang menghadapi kekurangan obat-obatan vital yang parah,” kata kementerian tersebut.

Departemen medis seperti ortopedi, nefrologi, dialisis, oftalmologi, bedah umum, hingga perawatan intensif kini beroperasi dalam kondisi kritis karena kekurangan pasokan yang sangat dibutuhkan.

Kementerian Kesehatan Gaza kembali menyerukan masuknya bantuan medis segera ke Gaza untuk mencegah terhentinya layanan kesehatan utama dan menyelamatkan nyawa ribuan pasien.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa

 

Rekomendasi untuk Anda