Gaza, MINA – Krisis oksigen mengancam pasien di Rumah Sakit Nasser Medical Complex di Khan Younis, Gaza selatan, setelah stasiun produksi oksigen utama rusak dan stasiun cadangan hanya beroperasi dengan kapasitas terbatas, demikian dikutip dari Palinfo, Selasa (12/5).
Direktur Teknik dan Pemeliharaan kompleks, Ismail Abu Nimr, mengatakan stasiun utama berhenti beroperasi karena kerusakan teknis dan kehabisan minyak operasional, sementara stasiun cadangan dapat berhenti kapan saja.
Direktur Departemen Anak dan Maternitas, Ahmad al-Farra, memperingatkan bahwa penghentian pasokan oksigen akan menjadi “hukuman mati” bagi ratusan pasien, terutama bayi prematur dan pasien perawatan intensif yang bergantung penuh pada ventilator.
Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan bahwa Israel telah menghancurkan 25 dari 34 stasiun produksi oksigen di Gaza selama dua tahun perang. Saat ini hanya sekitar sembilan stasiun yang masih beroperasi secara terbatas.
Baca Juga: Bertambah Lagi, Tiga Warga Gaza Syahid Akibat Serangan Israel
Krisis ini semakin memburuk karena Israel belum memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian gencatan senjata untuk membuka penyeberangan dan mengizinkan masuknya bantuan medis.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Hamas Kecam Ben Gvir Pimpin Pembongkaran Bangunan Palestina di Al-Quds
















Mina Indonesia
Mina Arabic