Jakarta, MINA – Kualitas udara di wilayah Jakarta pada Ahad (5/7) masih berada pada kategori tidak sehat. Berdasarkan data pemantauan kualitas udara terbaru, **Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI)** tercatat mencapai 157 AQI US, yang menunjukkan tingkat pencemaran udara berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.
Kategori “tidak sehat” mengindikasikan bahwa seluruh kelompok masyarakat dapat mulai merasakan dampak kesehatan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan dan kardiovaskular.
Paparan polusi udara dalam jangka waktu yang cukup lama dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, mulai dari iritasi saluran pernapasan, batuk, sesak napas, hingga memperburuk kondisi penyakit kronis yang telah diderita.
Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih berada pada tingkat tidak sehat. Apabila harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker yang mampu menyaring partikel halus, seperti masker KN95 atau sejenisnya, sangat dianjurkan guna mengurangi paparan polutan.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Selasa 3 November 2026
Selain itu, warga juga disarankan untuk memantau perkembangan kualitas udara secara berkala dan menjaga kebersihan udara di lingkungan sekitar dengan mengurangi aktivitas yang berpotensi menambah emisi pencemar.
Pemerintah bersama berbagai pihak diharapkan terus memperkuat langkah-langkah pengendalian pencemaran udara agar kualitas udara di Jakarta dapat kembali membaik dan risiko kesehatan masyarakat dapat ditekan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Cuaca Jakarta Hari Ini Berawan, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
















Mina Indonesia
Mina Arabic