Washington, MINA – Lembaga National Endowment for Democracy (NED) yang berbasis di AS telah mengerahkan sekitar 200 perangkat Starlink di Iran selama kerusuhan Januari lalu, demikian diungkap Presiden NED, Damon Wilson.
Hal itu Wilson ungkap dalam sidang Kongres, sebelum para perwakilan memotong pembicaraannya dengan mengatakan bahwa topik tersebut tidak seharusnya dibahas.
Wilson mengatakan pada Selasa (24/2) bahwa NED “mulai mendukung pengerahan [dan] pengoperasian sekitar 200 Starlink sejak awal” di tengah kerusuhan, tetapi Perwakilan Lois Frankel menyela, dengan mengatakan, “Anda tahu apa, saya akan menyela Anda, lebih baik kita tidak membicarakannya.”
Didirikan oleh CIA, NED mengeklaim mendukung inisiatif politik dan masyarakat sipil di luar negeri. Wilson juga mengatakan, organisasi tersebut membantu membentuk liputan media tentang kematian Mahsa Amini di Teheran pada September 2022, yang memicu kerusuhan yang didukung asing di Iran.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Amini adalah seorang wanita Iran yang meninggal di rumah sakit beberapa hari setelah pingsan di kantor polisi di Teheran pada September 2022. Kerusuhan yang disponsori asing meletus di Iran setelah kematiannya.
“Mitra NED membantu meliput berita itu, menyebarkannya ke dunia, dan membawanya kembali ke Iran,” katanya.
Ia juga mempresentasikan organisasinya sebagai kekuatan kunci di balik kerusuhan baru-baru ini di beberapa kota Iran pada September 2025, ketika muncul para perusuh bersenjata yang membunuh polisi dan warga sipil, serta membakar masjid dan properti publik dan swasta lainnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem
















Mina Indonesia
Mina Arabic