Pamekasan, MINA – Madura United unggul 2-0 sepanjang babak pertama atas Semen Padang dalam laga Super League 2025/26 di Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Ahad (28/12) malam.
Dua gol Laskar Sape Kerrap ke gawang Kabau Sirah dicetak oleh dua pemain Brasil, yakni Lulinha pada menit ke-5 dan Mendonca pada menit ke-14.
Pertandingan babak kedua dimulai. Madura United dengan jersey bercorak salur merah-putih, sedangkan Semen Padang dengan jersey warna kuning-kuning.
Gol Jordy Wehrmann
Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027
Kick-off dimulai dari kaki pemain Semen Padang. Tim Kabau Sirah langsung menggebrak, tetapi masih dapat dibatasi.
Pada menit ke-54, Madura United menyerang. Umpan terukur kepada Jordy Wehrmann (4) membuatnya berhadapan langsung dengan kiper Arthur Silva (1).
Kiper Arthur maju untuk menutup ruang tembak Jordy, tetapi pemain Belanda itu mampu melewati kiper dan melakukan tembakan.
Gol. Skor menjadi 3-0.
Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Gol perkecil jarak
Usai kick-off, Semen Padang langsung menyerang pada menit ke-56.
Umpan crossing gagal dihadang oleh bek Madura. Itu membuat Corneius Stewart mendapatkan bola dan langsung melakukan tendangan keras.
Gol. Bola masuk ke gawang dengan myakinkan. Stewart tidak begitu merayakan golnya karena timnya masih tertinggal dua gol.
Baca Juga: Timnas Portugal Masih Buka Pintu untuk Ronaldo, Pelatih Jorge Jesus Sebut Hanya Kesalahpahaman
Skor menjadi 3-1.
Pertandingan berlanjut.
Penalti
Madura United kembali menyerang pada menit ke-71. Balotelli (87) yang menguasai bola di tengah kotak penalti, mengirim umpan kepada Lulinha (11) yang bebas.
Baca Juga: “King Indo” Resmi Jadi “King ASEAN”
Baru saja hendak mendekati gawang, Lulinha terjatuh oleh hadangan kaki bek Semen Padang.
Wasit Muhammad Iqballuddin segera menunjuk titik putih milik Semen Padang.
Balotelli (87) tampi sebagai algojo pada menit ke-72. Pemai nasal Bissau-Guinea itu mengeksekusi dengan dingin dan berhasil mengecoh dugaan kiper Arthur.
Gol. Skor menjadi 4-1.
Baca Juga: Juara FIFA ASEAN Cup, Ini Peringkat Indonesia di Dunia
Dua gol Lulinha
Pada menit ke-75, Lulinha yang mendapat umpan terobosan, duel dengan kiper Arthur. Dan gol lagi.
Bola yang dilambungkan melewati posisi kiper Arthur masuk ke gawang. Namun, gol tersebut dianulir karena Lulinha terperangkap offside.
Namun, seolah tinggal menunggu waktu saja untuk gol kedua Lulinha.
Baca Juga: Emil Audero: Kiper Timnas Indonesia yang Menepis Mimpi Buruk
Pada menit ke-79, Lulinha (11) melakukan tendangan keras dari depan kotak penalti. Namun, terbentur kaki pemain Semen Padang.
Ternyata bola memantul kembali kepada Lulinha. Pemain Brasil itu menembak lagi. Kali ini tembakan kerasnya lolos ke pojok gawang. Kiper Arthur pun hanya diam berdiri.
Gol. Tim dan suporter Madura United bersorak keras. Skor menjadi 5-1. Madura United pesta gol.
Dibantai di Pulau Garam
Baca Juga: Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Melalui Drama Adu Pinalti
Di penghujung laga, tim tuan rumah tetap melanjutkan serangannya dengan bertubi-tubi.
Tercipta sejumlah peluang, terutama dari Ahmad Nufiandani (7), meski kiper Arthur harus jatuh bangun untuk menggagalkan bola masuk ke gawangnya.
Akhirnya wasit Muhammad Iqballuddin meniup peluit panjang. Tim Kerbau Merah tidak menyangka mereka akan dibantai di Pulau Garam.
Kemenangan itu mendongkrak Madura United ke peringkat 13 di klasemen sementara menggeser Bali United ke posisi 14. Adapun Semen Padang masih di posisi 16. []
Baca Juga: Indonesia Pulang dari Asian Games dengan 39 Medali, 5 Emas, Apa yang Harus Dibenahi?
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pemain Israel Diduga Ludahi Staf Timnas Irlandia dalam Laga Nations League
















Mina Indonesia
Mina Arabic