Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mahmoud Abbas Bertemu Para Pemimpin dan Perwakilan Gereja-Gereja di Yerusalem

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - Sabtu, 12 September 2026 - 16:50 WIB

Sabtu, 12 September 2026 - 16:50 WIB

52 Views ㅤ

Para Patriark dan Kepala Gereja di Yerusalem bertemu pada 14 Februari 2025. (Foto: Jerusalem Patriarchate)

Ramallah, MINA – Presiden Mahmoud Abbas Pada Jumat (11/9) menerima para pemimpin dan perwakilan gereja-gereja Kristen di Tanah Suci di kantor kepresidenan di Ramallah.

Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Presiden Hussein al-Sheikh, Ramzi Khoury, Kepala Komite Tinggi Kepresidenan untuk Urusan Gereja di Palestina, Majdi al-Khaldi, Penasihat Urusan Diplomatik Kepresidenan, dan anggota komite Samir Hazboun. Wafa melaporkan.

Abbas mengapresiasi peran nasional yang telah lama dijalankan oleh gereja dan institusi Kristen dalam memperkuat keteguhan rakyat Palestina, melestarikan kehadiran umat Kristen yang mengakar kuat di Palestina, serta memajukan semangat persaudaraan, persatuan nasional, dan hidup berdampingan secara damai.

Ia menegaskan umat Muslim dan Kristen Palestina merupakan satu bangsa dengan identitas nasional dan nasib yang sama. Menjaga keberadaan umat Kristen di Palestina, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, merupakan prioritas nasional dan bagian penting dalam melindungi identitas sejarah serta budaya Tanah Suci.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Abbas juga menekankan pentingnya memastikan keterwakilan dan partisipasi umat Kristen yang efektif dalam pemilihan Dewan Legislatif Palestina dan Dewan Nasional mendatang.

Ia menyerukan perlindungan terhadap situs-situs suci Islam dan Kristen serta pelestarian status sejarah dan hukumnya; menolak segala bentuk serangan dan tindakan yang menargetkan situs-situs tersebut atau membatasi akses ke tempat-tempat itu serta pelaksanaan ibadah keagamaan.

Lebih lanjut Abbas juga mengecam pengenaan pajak oleh pendudukan Israel terhadap gereja dan institusi gereja di Yerusalem, sembari menegaskan kembali bahwa Yerusalem Timur adalah ibu kota Negara Palestina.

Abbas memuji upaya para pemimpin gereja dalam meringankan penderitaan rakyat Palestina di Jalur Gaza dan mengapresiasi kunjungan mereka ke Gaza sebagai upaya untuk memecah blokade. Ia juga menyampaikan penghargaan atas sikap Paus Leo XIV dan pendahulunya, Paus Fransiskus, serta upaya mereka untuk mengakhiri penderitaan rakyat Palestina di Gaza, Yerusalem, dan seluruh wilayah Palestina.

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Para pemimpin dan perwakilan gereja menyampaikan apresiasi atas sikap dan upaya Abbas dalam melindungi keberadaan umat Kristen, menjaga situs-situs suci, serta memperkuat persatuan nasional. Mereka juga menekankan pentingnya partisipasi dan keterwakilan umat Kristen secara efektif dalam pemilihan Dewan Legislatif dan Dewan Nasional mendatang.

Mereka menegaskan kembali komitmen untuk melanjutkan misi keagamaan, nasional, dan kemanusiaan mereka, serta berupaya mewujudkan perdamaian dan keadilan di Tanah Suci.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Lanjutkan Serangan di Gaza, Lima Warga Palestina Syahid 

Rekomendasi untuk Anda