Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masyarakat Sipil Australia Desak Pemerintah untuk Tolak Kunjungan Presiden Israel

Hasanatun Aliyah Editor : Ali Farkhan Tsani - Jumat, 30 Januari 2026 - 08:40 WIB

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:40 WIB

5 Views

Presiden Israel Isaac Herzog

Canberra, MINA – Desakan untuk melarang Presiden Israel Isaac Herzog memasuki Australia bulan depan semakin menguat setelah koalisi kelompok masyarakat sipil mengajukan pengaduan hukum yang meminta otoritas negara tersebut menolak pemberian visa serta membuka penyelidikan pidana terhadapnya.

Seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (30/1), pengaduan tersebut diajukan oleh Australian National Imams Council (ANIC) bersama Jewish Council of Australia dan Hind Rajab Foundation.

Menurut pernyataan ANIC yang diunggah di platform media sosial X, pengaduan itu disampaikan kepada jaksa agung, menteri dalam negeri dan kepolisian federal Australia.

Kelompok-kelompok tersebut mendesak otoritas Australia untuk menolak izin masuk bagi Herzog dan menuntut penyelidikan atas kemungkinan keterlibatannya dalam hasutan genosida, keterlibatan dalam kejahatan perang, serta ujaran kebencian yang melanggar hukum Australia.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Pengaduan hukum tersebut disusun oleh seorang penasihat hukum senior dan merujuk pada pernyataan-pernyataan Herzog yang terdokumentasi secara publik dan disampaikan dalam kapasitas resminya sebagai presiden Israel.

Selain itu, Herzog juga dituduh berulang kali menyangkal atau meremehkan skala krisis kemanusiaan di Jalur Gaza, meskipun badan-badan PBB dan lembaga peninjau kelaparan telah mengonfirmasi terjadinya kelaparan luas dan penderitaan sipil.

Organisasi-organisasi tersebut memperingatkan bahwa mengizinkan Herzog berkunjung ke Australia dapat memicu ketegangan sosial, melemahkan perlindungan terhadap ujaran kebencian, serta membahayakan komunitas tertentu.

Hingga kini, otoritas Australia belum memberikan tanggapan resmi atas pengaduan tersebut.

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Desakan serupa juga datang dari para pegiat keadilan terkemuka di Australia. Mereka meminta kepolisian federal menyelidiki Herzog atas dugaan hasutan genosida menjelang rencana kunjungannya ke Canberra pada Februari mendatang.

Australian Centre for International Justice (ACIJ), yang mengajukan permintaan resmi penyelidikan, menyatakan tidak dapat diterima jika Herzog, yang dituduh menghasut genosida, diizinkan memasuki Australia tanpa konsekuensi hukum.

Herzog diundang oleh Perdana Menteri Anthony Albanese setelah serangan di Bondi Beach bulan lalu yang menewaskan 15 orang dan melukai 42 lainnya.

Sementara itu, sebuah komisi penyelidikan khusus Dewan HAM PBB terkait perang di Jalur Gaza menyimpulkan tahun lalu bahwa Israel telah melakukan genosida. Pernyataan Herzog setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 disebut sebagai bukti adanya niat genosida.[]

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda