Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menhan Zionis Israel Tegaskan Tidak akan Pernah Mundur dari Jalur Gaza

sri astuti Editor : Widi Kusnadi - Jumat, 26 Desember 2025 - 10:49 WIB

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:49 WIB

8 Views ㅤ

Israel Katz bersama Netanyahu (foto: X)

Tel Aviv, MINA – Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, pada Kamis (25/12) menegaskan bahwa Tel Aviv “tidak akan pernah mundur” dari Jalur Gaza, berjanji menciptakan zona keamanan yang luas di sekitar wilayah Palestina tersebut dan mengizinkan pembangunan permukiman di bagian utara wilayah itu.

Berbicara di sebuah konferensi pendidikan, Katz mengatakan Israel akan mempertahankan kehadiran permanen di Gaza dan membangun zona penyangga keamanan yang luas di sekitar wilayah tersebut, seperti yang dilaporkan surat kabar Haaretz.

Dikutip dari Anadolu, Katz juga membuat pernyataan serupa pada Selasa tentang rencana pembangunan pemukiman di Gaza utara, komentar yang menurut media Ibrani membuat marah pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan mendorong Katz untuk sebagian menarik kembali pernyataannya.

Israel melancarkan perang brutal di Gaza pada Oktober 2023, dengan dukungan AS, menewaskan lebih dari 71.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 171.000 lainnya, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Gencatan senjata berdasarkan usulan yang diajukan oleh Trump mulai berlaku pada 10 Oktober, tetapi Israel telah melanggarnya setiap hari, mengakibatkan kematian 411 warga Palestina.

Katz mengatakan bahwa akan mungkin untuk mendirikan pos-pos Nahal di Gaza utara “secara terorganisir ketika saatnya tiba.”

Pos-pos Nahal adalah kerangka pemukiman berbasis pemuda yang diawasi oleh Brigade Nahal tentara Israel yang menggabungkan dinas militer dengan aktivitas pemukiman, menurut media Israel.

Menolak laporan bahwa ia telah menarik kembali komentarnya sebelumnya, Katz mengatakan Israel akan menjalankan “kedaulatan de facto” di Gaza, mirip dengan apa yang ia gambarkan sebagai kebijakan Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Katz mengatakan visinya sejak awal perang Gaza termasuk mendirikan situs militer Nahal di Gaza utara, bersama dengan sekolah-sekolah agama dan fasilitas lainnya. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka

Rekomendasi untuk Anda