Jakarta, MINA – Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menangguhkan seluruh agenda dan pembahasan dalam forum Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengungkapkan, situasi terkini memaksa semua pihak yang tergabung dalam inisiatif bentukan Presiden Donald Trump tersebut untuk mengalihkan fokus.
Pernyataan ini disampaikan menanggapi derasnya desakan publik agar Indonesia segera menarik diri dari keanggotaan forum internasional itu.
“Pembicaraan BoP semuanya berstatus on hold. Seluruh perhatian sekarang teralihkan pada penanganan situasi di Iran,” ujar Sugiono kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, yang dikutip Sabtu (7/3).
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Meskipun belum mengambil keputusan final mengenai status keanggotaan Indonesia, Menlu memastikan pemerintah tidak tinggal diam. Konsultasi intensif tengah dilakukan dengan sejumlah negara Arab di kawasan Teluk yang juga menjadi anggota BoP dan ikut merasakan dampak langsung dari memburuknya situasi keamanan regional.
“Kita terus berkonsultasi dan mengonsolidasikan langkah secara erat dengan rekan-rekan di negara Teluk. Sebab, mereka juga tergabung dalam BoP dan wilayahnya ikut terdampak serangan,” jelas Sugiono.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
















Mina Indonesia
Mina Arabic