Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Militer Israel Wajibkan Perwira Tinggi Gunakan iPhone

Mujiburrahman Editor : Widi Kusnadi - Rabu, 3 Desember 2025 - 09:40 WIB

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:40 WIB

13 Views ㅤ

Pasukan Pendudukan Zionis Israel. (Foto: IDF)

Tel Aviv, MINA –  Pasukan Penjajah Israel (IDF) menerapkan aturan baru yang melarang penggunaan ponsel berbasis Android bagi perwira berpangkat kolonel ke atas dan mewajibkan mereka beralih ke perangkat iPhone. Media Israel The Jerusalem Post melaporkan.

Kebijakan ini disampaikan sumber militer Israel dan memicu sorotan luas dari para pengamat yang menilai langkah tersebut berkaitan dengan intensifikasi operasi militer di Jalur Gaza.

Keputusan itu diklaim sebagai bagian dari peningkatan keamanan komunikasi internal para perwira yang terlibat dalam perencanaan dan komando operasi. IDF meyakini perangkat iPhone memiliki sistem keamanan yang lebih terkendali dibandingkan berbagai produsen ponsel Android.

Namun, dari perspektif para pengamat dan aktivis pembela Palestina, kebijakan tersebut dipandang sebagai upaya memperkuat koordinasi operasi militer Israel yang telah menyebabkan korban sipil dalam jumlah besar di Gaza. Mereka menilai peningkatan standar komunikasi ini berkaitan erat dengan eskalasi serangan yang terus berlangsung.

Baca Juga: Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan

Hingga laporan ini disusun, pihak militer Israel belum memberikan penjelasan publik secara rinci terkait alasan teknis pelarangan Android, maupun mengapa transisi ke perangkat iPhone hanya diwajibkan bagi perwira tingkat atas.

Konflik di Gaza kembali menunjukkan intensitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir, sementara berbagai lembaga internasional terus menyerukan perlindungan terhadap warga sipil dan akses kemanusiaan tanpa hambatan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Knesset Baru Israel akan Gelar Sidang Perdana 10 November

Rekomendasi untuk Anda