Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mitigasi Longsor, PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Aceh Tengah dan Bener Meriah

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Widi Kusnadi - Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:49 WIB

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:49 WIB

56 Views ㅤ

Lahan perkebunan yang amblas di jalan lintas Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, Jumat, (30/1/25). (Foto: Antara)

Aceh Tengah, MINA – PT PLN (Persero) menjadwalkan pemadaman listrik di wilayah Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah pada Sabtu-Ahad 31 hingga 1 Februari 2026, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Pemadaman dilakukan sebagai langkah mitigasi dampak longsor yang terus meluas di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah.

Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh, Lukman Hakim, mengatakan pemadaman dilakukan seiring pekerjaan pemasangan tower darurat dan relokasi tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Bireuen–Takengon Line #2 yang berada dekat area longsoran.

“Pemadaman listrik direncanakan pada Sabtu atau Minggu mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB,” ujarnya.

Ia menjelaskan, PLN juga merelokasi Tower SUTT nomor 76 sejauh sekitar 150 meter dari posisi semula ke lokasi yang lebih aman untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah gangguan yang lebih luas apabila pergerakan tanah terus mendekati jaringan utama.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah menyebutkan longsor yang membentuk lubang raksasa tersebut telah memutus akses jalan lintas Simpang Balik menuju Blang Mancung. Berdasarkan data Dinas ESDM Aceh, pergerakan tanah di lokasi telah terdeteksi sejak awal 2000-an dan kini masuk zona kerawanan tinggi dengan luas longsoran sekitar 27.000 meter persegi.

Longsor yang membentuk lubang raksasa di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah terus mengalami perluasan dan menimbulkan ancaman serius terhadap infrastruktur kelistrikan. Salah satu tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) milik PLN berada tidak jauh dari area longsoran dan berpotensi terdampak jika pergerakan tanah terus berlanjut, Jumat (30/1). []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia