Semarang, MINA – Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah diproyeksikan mampu menggerakkan perputaran ekonomi hingga Rp1,2 triliun.
Perkiraan tersebut dihitung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dengan mempertimbangkan aktivitas ekonomi selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen pada Selasa (15/9) mengatakan, proyeksi tersebut tidak hanya berasal dari kegiatan perlombaan, tetapi juga aktivitas ribuan peserta dan tamu selama berada di Jawa Tengah. MTQ Nasional XXXI berlangsung di Kota Semarang pada 11-20 September 2026.
Kehadiran para kafilah, ofisial, pendamping, dan tamu dari berbagai daerah diperkirakan meningkatkan permintaan terhadap sejumlah sektor, seperti perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung untuk memperluas dampak ekonomi MTQ. Di antaranya bursa kerja, penjualan produk UMKM, serta berbagai kegiatan budaya yang digelar bersamaan dengan rangkaian MTQ Nasional.
Para kafilah juga diarahkan untuk mengenal sejumlah destinasi wisata di Kota Semarang dan daerah sekitarnya. Festival Kota Lama Semarang bahkan diperpanjang hingga rangkaian MTQ Nasional berakhir untuk memberikan alternatif kegiatan bagi para tamu.
Dari sisi penyelenggaraan, persiapan MTQ Nasional XXXI telah mencapai sekitar 90 persen sebelum pembukaan. Sebanyak 12 arena perlombaan disiapkan untuk pelaksanaan berbagai cabang musabaqah, sementara sekitar 7.000 orang telah dikonfirmasi hadir dalam rangkaian kegiatan, termasuk peserta, ofisial, pendamping, dan unsur pendukung lainnya.
MTQ Nasional XXXI tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah daerah berharap pergerakan ribuan orang selama kegiatan dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM, sektor jasa, perdagangan, transportasi, akomodasi, dan pariwisata di Jawa Tengah. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
















Mina Indonesia
Mina Arabic