Jakarta, MINA – Pemerintah mulai memberlakukan potongan tarif jalan tol sebesar 30 persen pada periode arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dimulai hari ini, Ahad (15/3) sebagai upaya meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas saat musim mudik.
Program diskon tersebut berlaku selama dua hari pada masa arus mudik, yakni 15–16 Maret 2026. Sementara untuk arus balik Lebaran, potongan tarif yang sama akan kembali diberlakukan pada 26–27 Maret 2026 di sejumlah ruas tol utama di Indonesia.
Kebijakan ini diterapkan pada berbagai ruas jalan tol yang dikelola oleh sejumlah Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), termasuk jaringan tol utama di koridor Trans Jawa dan Trans Sumatera. Diskon diberikan untuk perjalanan jarak terjauh dengan sistem pembayaran menggunakan uang elektronik.
Sejumlah ruas tol yang mendapatkan potongan tarif antara lain Tol Tangerang–Merak, Jakarta–Cikampek, Cikampek–Palimanan, hingga Batang–Semarang di jalur Trans Jawa.
Baca Juga: MK Tolak Gugatan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka
Sementara di Sumatera, diskon juga berlaku di antaranya pada ruas Bakauheni–Terbanggi Besar, Terbanggi Besar–Kayuagung, hingga Kayuagung–Palembang.
Pemerintah berharap kebijakan ini dapat mendorong distribusi arus kendaraan agar tidak menumpuk pada puncak mudik. Berdasarkan perkiraan otoritas transportasi, puncak arus mudik Lebaran tahun ini diprediksi terjadi sekitar 18 Maret 2026, sehingga diskon sengaja diberikan beberapa hari sebelumnya untuk mendorong masyarakat berangkat lebih awal.
Selain diskon tarif tol, pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah lain untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026, seperti pembatasan operasional kendaraan barang tertentu, pengaturan lalu lintas di ruas tol dan jalan nasional, serta kesiapan pos pelayanan dan rest area guna memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik selama perjalanan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
















Mina Indonesia
Mina Arabic