Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Negara-negara Eropa Kerahkan Pasukan ke Greenland

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Jumat, 16 Januari 2026 - 11:30 WIB

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:30 WIB

83 Views ㅤ

Peta Greenland (foto: Britanica)

Nuuk, MINA – Sejumlah negara Eropa secara bertahap mengirimkan pasukan militer ke Greenland sebagai bentuk solidaritas dan respons atas peningkatan tekanan dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengulang niatnya untuk mengambil alih wilayah strategis di kawasan Arktik tersebut.

Pengiriman pasukan dari negara-negara seperti Prancis, Jerman, Swedia, Norwegia, dan Belanda dilakukan dalam angka kecil dan bersifat simbolis, namun dimaksudkan untuk memperkuat kehadiran militer di wilayah yang berada di bawah kedaulatan Denmark itu.

Langkah ini juga dirancang untuk menunjukkan bahwa keamanan Greenland adalah kepentingan NATO secara luas, bukan hanya satu negara saja. MEMO melaporkan, Jumat (16/1).

Kementerian Pertahanan Denmark menyatakan bahwa pengerahan pasukan ini merupakan bagian dari rencana untuk membangun kehadiran NATO yang lebih permanen di Greenland sepanjang 2026, bekerja sama dengan sekutu guna memastikan stabilitas di kawasan Arktik yang semakin penting secara strategis.

Baca Juga: Hakim Prancis Selidiki Aduan Kejahatan Perang Tentara Israel di Lebanon

Kendati demikian, Gedung Putih menegaskan bahwa kehadiran pasukan Eropa tersebut tidak akan mengubah pandangan Presiden Trump mengenai perlunya AS untuk mengamankan Greenland sebagai bagian dari prioritas keamanan nasional, bahkan jika itu berarti mempertimbangkan opsi yang lebih kuat untuk mencapai tujuan tersebut.

Respons ini muncul setelah pertemuan diplomatik antara pejabat AS, Denmark, dan perwakilan Greenland gagal mencapai kesepakatan atas masa depan pulau tersebut, di mana Trump kembali menegaskan posisi bahwa Greenland perlu berada di bawah kendali Amerika untuk menghadapi tantangan geopolitik yang terus meningkat di kawasan Arktik.

Greenland adalah wilayah otonom terbesar di dunia dengan sumber daya mineral yang melimpah dan posisi strategis di lingkaran Arktik, selama ini berada di bawah kedaulatan Kerajaan Denmark.

Ketegangan baru-baru ini dipicu oleh pernyataan Trump yang menyebut pulau tersebut penting bagi keamanan AS, memicu kekhawatiran sekutu NATO dan masyarakat internasional bahwa Washington dapat mencoba memperluas kontrolnya lewat berbagai cara, termasuk ancaman militer. []

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Amerika
Dunia Islam
Internasional