Semarang, MINA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka pemberlakuan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional untuk mengawal arus balik Lebaran 2026, Selasa (24/3).
Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas meningkatnya volume kendaraan yang mulai bergerak dari wilayah timur menuju Jakarta, guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalur bebas hambatan.
Pelepasan arus atau flag off ini dilakukan langsung oleh Kapolri di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah. Skema one way diterapkan mulai dari Km 414 GT Kalikangkung hingga Km 70 GT Cikampek Utama (Cikatama).
Berdasarkan data kepolisian, tercatat lebih dari 2,3 juta kendaraan telah keluar dari Jakarta selama periode mudik, dan puncaknya diperkirakan kembali secara bersamaan pada hari ini.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Dalam keterangannya, Jenderal Sigit menegaskan bahwa Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai opsi jalur cadangan untuk mencegah terjadinya penyempitkan jalur atau bottleneck.
Selain rekayasa one way, pihak berwenang juga telah menyiagakan penggunaan tol fungsional di titik-titik rawan macet. Sinergi antar-stakeholder terus dimatangkan agar distribusi beban kendaraan tidak hanya terkonsentrasi pada satu titik utama yang berpotensi memicu antrean panjang.
Menariknya, Kapolri juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah difasilitasi oleh pemerintah bagi aparatur sipil negara dan pekerja tertentu.
Dengan memanfaatkan masa kerja fleksibel pada tanggal 25 hingga 27 Maret, beban kendaraan pada puncak arus balik diharapkan dapat terurai dengan lebih merata. Hal ini sejalan dengan upaya mitigasi kemacetan yang lebih humanis dan terencana.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Dari sisi keselamatan, pemudik diingatkan untuk tidak memaksakan diri saat mengemudi. Kapolri menekankan pentingnya beristirahat di rest area yang tersedia jika kondisi fisik sudah menurun.
Pihak kepolisian mencatat bahwa pada periode mudik tahun ini, tingkat fatalitas kecelakaan mengalami penurunan signifikan sekitar 40,1% dibandingkan tahun sebelumnya, sebuah capaian yang diharapkan tetap terjaga hingga masa operasi ketupat berakhir. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
















Mina Indonesia
Mina Arabic