Gaza, MINA – Angkatan Laut Israel mencegat kapal-kapal dari Global Sumud Flotilla di perairan internasional dekat Pulau Kreta, Yunani, pada Rabu malam (29/4), saat konvoi tersebut menuju Gaza untuk menerobos blokade, menurut Anadolu Agency.
Global Sumud Flotilla melaporkan bahwa kapal-kapal militer Israel mengepung konvoi mereka, memblokir komunikasi, dan menyebabkan kontak dengan 11 kapal hilang.
Flotilla menyatakan pasukan angkatan laut Israel berada di samping kapal-kapal dan mengacungkan senjata ke arah para aktivis. Mereka menegaskan bahwa “angkatan laut Israel tidak dapat membungkam suara-suara yang menuntut keadilan.”
Radio Angkatan Darat Israel melaporkan bahwa pasukan angkatan laut mulai mengambil alih kapal-kapal flotilla yang menuju Gaza dari jarak yang jauh dari pantai Israel.
Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur
Sumber angkatan darat Israel mengatakan kepada penyiar publik KAN bahwa militer telah mulai mengambil alih flotilla tersebut dalam operasi terjauh yang pernah dilakukan angkatan laut Israel terhadap armada yang berusaha menerobos blokade Gaza.
Flotilla tersebut membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza dan bertujuan membuka koridor kemanusiaan melalui jalur laut.
Sebelumnya, media Ibrani melaporkan bahwa Israel bersiap mencegat flotilla yang mencakup sekitar 100 kapal dengan hampir 1.000 aktivis dari berbagai negara.
Israel telah memberlakukan blokade terhadap Jalur Gaza sejak 2007.[]
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic