Hebron, MINA – Kelompok-kelompok pemukim ilegal Israel menggelar pawai bendera provokatif pada Selasa (19/5) di Kota Tua al-Khalil, di Tepi Barat bagian selatan yang diduduki, menuju Masjid Ibrahimi di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel.
Sumber-sumber lokal mengatakan puluhan pemukim berkumpul di lingkungan Jaber dan daerah Wadi al-Hussein, mengibarkan bendera Israel dan meneriakkan slogan-slogan rasis terhadap orang Arab dan Palestina. Palinfo melaporkan.
Pasukan Israel memberlakukan pembatasan ketat terhadap pergerakan warga Palestina di daerah yang ditargetkan dan menutup beberapa pasar dan jalan menuju Masjid Ibrahimi untuk mengamankan pawai.
Tindakan tersebut menghalangi akses jamaah ke Masjid dan warga mencapai rumah mereka.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Pawai ini terjadi di tengah upaya Israel yang sedang berlangsung untuk Yahudisasi Kota Tua al-Khalil, memperketat kendali atas Masjid Ibrahimi, dan mengubah sekitarnya menjadi zona permukiman yang sangat termiliterisasi.
Peristiwa ini menyusul pawai besar-besaran pengibaran bendera Israel di Yerusalem yang diduduki beberapa hari sebelumnya, ketika ribuan pemukim berbaris melalui lingkungan Palestina menuju Kota Tua, dengan beberapa di antaranya memasuki melalui Gerbang Damaskus sebelum berakhir di alun-alun Tembok Buraq.
Pawai bendera tahunan ini secara luas dipandang oleh warga Palestina sebagai salah satu ekspresi paling nyata dari kebijakan Yahudisasi Israel, yang menarik puluhan ribu pemukim dan warga Israel sayap kanan dalam upaya untuk memaksakan kedaulatan Israel atas situs-situs suci Islam Palestina. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
















Mina Indonesia
Mina Arabic