Texas, MINA – Insiden penembakan terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di wilayah utara Dallas, Amerika Serikat, Selasa (5/5) yang menewaskan dua orang dan melukai tiga lainnya.
USA today melaporkan, Rabu (6/5), aparat kepolisian mengungkapkan bahwa korban diduga memiliki hubungan dengan pelaku, sehingga peristiwa ini tidak bersifat acak.
Kepala Kepolisian Carrollton, Roberto Arredondo, menyatakan pihaknya masih menyelidiki motif di balik penembakan tersebut. Namun, indikasi awal menunjukkan adanya relasi bisnis antara pelaku dan korban yang kemungkinan menjadi latar belakang kejadian.
Peristiwa itu terjadi di kawasan pusat perbelanjaan K Towne Plaza, yang dikenal sebagai bagian dari komunitas Koreatown di kota Carrollton.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepanikan pengunjung saat aparat bersenjata lengkap mengamankan lokasi kejadian.
Selain kepolisian setempat, agen dari Federal Bureau of Investigation (FBI) turut dikerahkan untuk membantu proses investigasi.
Kehadiran aparat federal menunjukkan keseriusan penanganan kasus, mengingat insiden penembakan di ruang publik kerap menjadi perhatian nasional di Amerika Serikat.
Kasus ini kembali menyoroti tingginya angka kekerasan bersenjata di AS. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai insiden penembakan massal terus terjadi, termasuk tragedi besar di Texas pada 2023 yang menewaskan sejumlah warga sipil dan memicu perdebatan luas terkait regulasi senjata api.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Meskipun kasus terbaru ini bukan serangan acak, insiden tersebut tetap mencerminkan masalah serius terkait kepemilikan senjata dan keamanan publik di AS.
Pemerintah federal dan negara bagian terus didesak untuk memperketat pengawasan senjata guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
















Mina Indonesia
Mina Arabic