Khan Younis, MINA – Sebanyak 54 pasangan muda Palestina di Gaza melangsungkan pernikahan massal pada Selasa (2/12), menghadirkan secercah kegembiraan di tengah situasi kemanusiaan yang penuh tekanan.
Prosesi akad nikah digelar di Khan Younis dan diselenggarakan oleh organisasi kemanusiaan Al-Faris Al-Shahim dari Uni Emirat Arab (UEA). Demikian laporan Al-Jazeera.
Acara tersebut menjadi ruang bagi masyarakat Gaza untuk merasakan kembali kebahagiaan yang telah lama direnggut oleh agresi dan blokade. Suara gendang yang menggema dan sambutan meriah dari para keluarga serta warga sekitar menghidupkan kembali suasana yang selama ini dipenuhi kesedihan.
Setiap dentuman gendang seolah menjadi seruan bahwa harapan belum padam di tanah yang porak-poranda oleh serangan.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu para pasangan yang kesulitan secara ekonomi akibat kondisi perang berkepanjangan.
Dengan menanggung seluruh kebutuhan pernikahan, Al-Faris Al-Shahim berharap dapat memberikan dorongan moral dan membuka jalan bagi para pengantin untuk memulai kehidupan baru tanpa beban biaya.
Di tengah keterbatasan listrik, kurangnya pasokan makanan, serta ancaman serangan yang terus membayangi, masyarakat Gaza tetap berupaya mempertahankan nilai kehidupan, kehormatan, dan martabat.
Pernikahan massal ini menjadi tanda bahwa generasi muda Palestina tetap memilih untuk melanjutkan kehidupan, membangun keluarga, dan menjaga identitas mereka.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Meski masa depan Gaza masih diliputi ketidakpastian, momen bersejarah ini kembali menegaskan bahwa keberanian dan ketabahan rakyat Palestina selalu menemukan cara untuk bersinar di antara puing-puing kehancuran.
Dalam senyum para pengantin yang melangkah bersama, terpancar pesan bahwa cinta dan harapan tidak akan pernah terkalahkan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
















Mina Indonesia
Mina Arabic