Washington, MINA – Pelatih tim nasional Mesir, Hossam Hassan kembali menegaskan dukungannya kepada rakyat Palestina dan menyerukan hak mereka untuk hidup, setelah mendapat kecaman dari para komentator Israel karena mendedikasikan lolosnya Mesir ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 untuk rakyat Palestina.
Berbicara dalam konferensi pers menjelang pertandingan babak 16 besar Mesir melawan Argentina pada Selasa (7/7), Hassan ditanya tentang dedikasinya atas kemenangan Mesir melawan Australia untuk rakyat Palestina dan pengibaran bendera Palestina setelah pertandingan.
Menanggapi pertanyaan dari jurnalis Turki tentang apakah ia akan memperbarui dukungannya untuk Palestina, Hassan mengatakan bahwa setiap orang memiliki perasaan dan jika ada orang di dunia yang tidak peduli pada rakyat Palestina, maka mereka tidak layak disebut manusia.
Ia menambahkan bahwa jika seekor hewan terluka di Eropa atau Amerika, organisasi hak asasi manusia dan hewan akan bertindak. Tetapi ketika ribuan orang, termasuk anak-anak dan perempuan, terbunuh setiap hari di Gaza, hal itu tidak terjadi, sementara seluruh bangsa dipaksa hidup di tenda selama musim panas dan musim dingin.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Hassan melanjutkan bahwa sementara orang membutuhkan pendingin udara di musim panas dan pemanas di musim dingin, rakyat Palestina hidup di tempat terbuka, anak-anak mereka tidak memiliki makanan dan menderita penyakit serta kurang tidur.
Ia mengatakan sikapnya semata-mata didasarkan pada alasan kemanusiaan, dan jika seseorang tidak merasakan apa yang dialami rakyat Palestina, apapun agamanya, maka mereka bukanlah manusia.
Ia mendesak orang untuk menghabiskan satu hari hidup di jalanan untuk memahami penderitaan rakyat Palestina. Ia menambahkan bahwa ketika banjir terjadi, semua orang mencari tempat berlindung, tetapi di Gaza dan Palestina, orang tidak punya tempat untuk bersembunyi.
Ia juga mengatakan bahwa dunia dan para pengambil kebijakan seharusnya malu karena telah meninggalkan rakyat Palestina, mengkritik apa yang digambarkannya sebagai kegagalan komunitas internasional dalam merespons jumlah korban yang besar.
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
Hassan menekankan bahwa dukungannya untuk rakyat Palestina didasarkan pada kepedulian kemanusiaan daripada agama atau identitas.
Pernyataannya disambut dengan tepuk tangan meriah saat ia berjuang menahan air mata. Ia mengakhiri dengan mengimbau para atlet dari semua agama dan kebangsaan untuk menggunakan Piala Dunia sebagai kesempatan untuk menyampaikan satu pesan, yaitu membiarkan rakyat Palestina hidup, karena itu saja yang mereka inginkan.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka
















Mina Indonesia
Mina Arabic