Jambi, MINA – Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizh Qur’an Al-Fatah Muaro Jambi menggelar Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfizh Tahun Ajaran 2025–2026 M bertema “Shining of Diamonds Generation”, Ahad (21/6).
Tema tersebut diangkat sebagai harapan mencetak generasi Qurani yang tangguh, berakhlak mulia, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
Ketua Pimpinan Al-Fatah se-Indonesia, Imaam Yakhsyallah Mansur, berpesan agar para wisudawan tidak berhenti berinteraksi dengan Al-Qur’an setelah menyelesaikan hafalan 30 juz.
Ia mengajak para hafiz untuk terus membaca, mentadaburi, dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Baca Juga: Mengembalikan Jiwa yang Hilang dalam Pola Interaksi Keluarga Era Digital
“Jadilah Ahlul Qur’an yang istiqamah. Teruslah membaca, mentadaburi, dan mengamalkan Al-Qur’an agar memperoleh keselamatan dunia dan akhirat. Jangan lupakan pula Masjid Al-Aqsa yang hingga sekarang masih di jajah oleh Yahudi. Doakan dan perjuangkan dengan ilmu, dakwah, serta amal saleh sesuai syariat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Tahfizh Qur’an Al-Fatah, Ustaz Widodo mengatakan Haflah Akhirussanah merupakan puncak apresiasi atas perjuangan santri dalam menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an sekaligus momentum meneguhkan komitmen mencetak generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter.
Ia juga mengingatkan para santri agar terus belajar sepanjang hayat. Menurutnya, semangat menuntut ilmu akan melahirkan kebijaksanaan dan meningkatkan kapasitas diri.
Ustaz Widodo menegaskan bahwa Indonesia tidak kekurangan orang pintar, tetapi masih membutuhkan lebih banyak generasi yang jujur, amanah, dan berakhlak mulia. Ia pun menutup pesannya dengan mengajak para wisudawan untuk senantiasa berbakti kepada kedua orang tua sebagai salah satu kunci meraih kesuksesan hidup.
Baca Juga: Wamen Komdigi Dorong Perguruan Tinggi Ambil Peran dalam Pengembangan Ekosistem AI
Pada Haflah Akhirussanah Tahun Ajaran 2025–2026 M, Ponpes Tahfizh Qur’an Al-Fatah juga mewisuda sebanyak 16 santri, terdiri atas delapan santri jenjang Ulya (SMA) dan delapan santri jenjang Wustha (SMP) selain itu Ponpes Tahfizh Qur’an Al-Fatah mewisuda empat santriwati Tahfizh 30 Juz Bil Ghaib, yakni Hafidzatun Nada Nuzula Talang Duku, Jambi, Auliana Afrohatun Nikmah Rimbo Bujang, Jambi, Fani Mutiara Putri Desa Batu Ampar, Kabupaten Sarolangun, Jambi, dan Auliani Nikmatan Maula Rimbo Bujang, Jambi.
Selain prosesi wisuda tahfizh, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pengurus pondok, dewan guru, santri, wali santri, serta masyarakat. Kehadiran para orang tua menjadi bentuk dukungan dan rasa syukur atas perjuangan putra-putri mereka dalam menempuh pendidikan Al-Qur’an.
Melalui penyelenggaraan Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfizh ini, PP Tahfizh Qur’an Al-Fatah berharap dapat terus melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Acara turut dihadiri Rahmat Hidayat, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Kepala Desa Talang Duku Muslim, Pembina Ponpes Hafidz Al-Fatah Sarolangun KH Saleh Hafiz, Mudir Ponpes Tahfizh Al-Fatah Muaro Jambi Ustaz Mahpudz Nuzuli, dewan guru, tokoh masyarakat, wali santri, dan para undangan. []
Baca Juga: STAI Al-Fatah Bogor Tutup KKN di Balaraja dengan Malam Keakraban
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic