Dubai, MINA – Qatar menekankan perlunya pembukaan kembali penyeberangan darat Rafah di selatan Jalur Gaza “tanpa hambatan dan secara permanen”, setelah Israel menutupnya selama dua tahun.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Senin (2/2), Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan pembukaan kembali penyeberangan Rafah untuk pergerakan warga Palestina adalah langkah ke arah yang benar guna mengatasi kondisi tragis yang dihadapi warga sipil, terutama di bidang kemanusiaan dan kesehatan. MEMO melaporkan.
Kementerian juga menggarisbawahi perlunya semua pihak untuk sepenuhnya menerapkan perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza, dan membuka semua penyeberangan untuk memastikan aliran bantuan kemanusiaan yang stabil dan tanpa hambatan ke wilayah tersebut.
Kementerian menegaskan kembali posisi teguh dan lama Negara Qatar dalam mendukung perjuangan Palestina dan ketahanan rakyat Palestina yang bersaudara, berdasarkan resolusi legitimasi internasional dan solusi dua negara.
Baca Juga: Bertambah Lagi, Tiga Warga Gaza Syahid Akibat Serangan Israel
Pada Senin pagi, saluran televisi Al Qahera News Mesir melaporkan pihak berwenang Mesir telah menerima kelompok pertama warga Palestina yang terluka dan sakit yang tiba dari Gaza. Disebutkan juga bahwa beberapa orang yang kembali ke Jalur Gaza telah menyeberang dari sisi Mesir di perbatasan Rafah ke sisi Palestina. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Hamas Kecam Ben Gvir Pimpin Pembongkaran Bangunan Palestina di Al-Quds
















Mina Indonesia
Mina Arabic