Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Raja Salman: Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem Lukai Perasaan Umat Muslim

Zaenal Muttaqin - Rabu, 6 Desember 2017 - 11:05 WIB

Rabu, 6 Desember 2017 - 11:05 WIB

121 Views

Raja Arab Saudi, Salman Al-Saud. (Foto: File)

Raja Arab Saudi, Salman Al-Saud (Foto: File)

Riyadh, MINA – Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud pada hari Selasa (5/12) menegaskan, setiap gerakan Amerika Serikat (AS) di Yerusalem akan memprovokasi dan menyakiti perasaan Muslim di seluruh dunia.

Presiden AS Donald Trump sempat menghubungi Raja Salman melalui saluran telepon dan memberitahukan keputusannya untuk memindahkan kedutaan besar (Kedubes) AS di Israel ke Yerusalem.

Raja Salman menurut laporan WAFA yang dikutip MINA mengatakan kepada Trump, bahwa setiap keputusan AS mengenai status Yerusalem sebelum kesepakatan akhir perdamaian tercapai akan melukai negosiasi dan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.

Dikatakannya, langkah tersebut akan memprovokasi umat Islam di seluruh dunia karena status Yerusalem bagi umat Islam terdapat Masjid Al-Aqsha, kiblat pertama Muslim.

Baca Juga: Afghanistan Kirim Lebih dari 500 Ton Bantuan ke Gaza

Dia juga menegaskan bahwa Arab Saudi telah dan akan terus mendukung rakyat Palestina dan hak historis mereka. (T/B05/RS2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Faksi-Faksi Palestina Tingkatkan Koordinasi Hadapi Inisiatif Dewan Perdamaian soal Gaza

Rekomendasi untuk Anda

Eropa
Ekstrimis Yahudi Lakukan Ritual Penyembelihan Sapi Merah di Masjid Al-Aqsa (foto: Quds Press)
Palestina
Halaman Masjid Al-Aqsa, Palestina (foto: PIC)
Palestina
Internasional