Jaipur, MINA – Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pada Selasa (26/5) bahwa negosiasi kesepakatan dengan Iran bisa “memakan waktu beberapa hari,” setelah pasukan AS melakukan serangan di Iran selatan.
Rubio mengatakan, serangan AS terhadap target kapal yang mencoba memasang ranjau dan lokasi peluncuran rudal.
Dia menegaskan bahwa Selat Hormuz harus dibuka “dengan satu atau lain cara.”
“Selat harus dibuka, selat akan dibuka dengan satu atau lain cara, jadi selat perlu dibuka,” kata Rubio kepada wartawan di pesawatnya di Jaipur, India, Ariana News melaporkan.
Baca Juga: Militer Yaman Klaim Lumpuhkan 1.747 Personel Houthi
Meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak awal April, Komando Pusat AS mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Senin (25/5), mereka telah melakukan serangan baru yang dirancang “untuk melindungi pasukan kami dari ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Iran.”
Sementara itu, Iran mengatakan pada Senin bahwa mereka telah menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak siluman yang “bermusuhan” menggunakan sistem pertahanan udara baru, menurut laporan kantor berita Iran, tanpa menyebutkan dari mana asalnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Suriah Peringatkan Serangan Israel ke Wilayahnya Ancam Keamanan dan Stabilitas Kawasan
















Mina Indonesia
Mina Arabic