Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Prioritaskan Pengendalian Banjir, Kemacetan, dan Kampung Kumuh

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 28 Juni 2026 - 16:44 WIB

Ahad, 28 Juni 2026 - 16:44 WIB

57 Views ㅤ

Gubernur Jakarta Pramono Anung (foto: Setneg)

Jakarta, MINA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menetapkan tiga agenda prioritas sebagai fokus pembangunan ibu kota menjelang peringatan lima abad atau 500 tahun Kota Jakarta pada 2027.

Tiga prioritas tersebut meliputi pengendalian banjir, penanganan kemacetan, serta penataan kawasan permukiman kumuh guna mewujudkan Jakarta yang lebih layak huni dan berdaya saing.

Dalam pernyataannya pada Ahad (28/6), Pramono menegaskan, ketiga persoalan tersebut masih menjadi tantangan utama yang harus diselesaikan secara bertahap.

Menurutnya, momentum menuju usia lima abad Jakarta harus dijadikan titik awal percepatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah ibu kota.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Dalam upaya mengatasi banjir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melanjutkan pembangunan dan optimalisasi sistem pengendalian banjir, termasuk normalisasi dan naturalisasi sungai sesuai kebutuhan, peningkatan kapasitas drainase, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah penyangga di kawasan Jabodetabek.

Sementara itu, penanganan kemacetan diarahkan melalui pengembangan transportasi umum yang terintegrasi, peningkatan konektivitas antarmoda, serta penguatan kebijakan mobilitas perkotaan.

Di sektor permukiman, pemerintah juga berkomitmen mempercepat penataan kawasan kumuh melalui peningkatan kualitas hunian, penyediaan sanitasi yang memadai, ruang terbuka hijau, serta infrastruktur dasar lainnya.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah di Jakarta.

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Jakarta akan memasuki usia ke-500 pada 22 Juni 2027. Meski tidak lagi menyandang status sebagai ibu kota negara setelah proses pemindahan pusat pemerintahan ke Nusantara, Jakarta tetap diproyeksikan menjadi pusat ekonomi, bisnis, keuangan, perdagangan, dan jasa berskala global.

Karena itu, berbagai program pembangunan terus diarahkan untuk memperkuat daya saing kota sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap peringatan lima abad Jakarta tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, melainkan menjadi momentum transformasi kota menuju metropolitan modern yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Dukungan masyarakat serta sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci keberhasilan mewujudkan visi tersebut. []

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda