Jakarta, MINA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan tim SAR gabungan menemukan satu korban erupsi Gunung Dukono dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu siang.
Korban berinisial E ditemukan sekitar 50 meter dari bibir kawah gunung setelah sebelumnya dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan di tengah kondisi aktivitas vulkanik yang masih tinggi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Halmahera Utara, Hentje M.L. Hetharia, mengatakan proses pencarian sempat terkendala material pasir vulkanik yang menutupi area sekitar lokasi korban.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar 50 meter dari bibir kawah,” kata Hentje, Sabtu (9/5).
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Menurutnya, hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Dukono sempat menyebabkan operasi pencarian dihentikan sementara demi keselamatan personel SAR.
Setelah cuaca membaik, tim kembali melakukan penyisiran hingga akhirnya menemukan jasad korban yang sebagian tubuhnya masih tertimbun pasir vulkanik.
Tim SAR kemudian mengevakuasi korban secara hati-hati sebelum membawa jenazah ke posko penanganan erupsi dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Tobelo.
Selain menemukan satu korban, tim SAR gabungan juga mendapati dua titik timbunan material pasir lain yang diduga berkaitan dengan korban lainnya yang masih dalam pencarian. Operasi SAR direncanakan kembali dilanjutkan pada Ahad untuk melakukan penyisiran lanjutan di lokasi tersebut. []
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic