Tel Aviv, MINA – Saluran berita Israel Channel 13 melaporkan, tokoh-tokoh yang dekat dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sedang berupaya memajukan langkah-langkah politik dan hukum yang dapat mengarah pada pelarangan Partai Daftar Arab Bersatu (RA’AM) untuk berpartisipasi dalam pemilu mendatang.
Saluran tersebut mengatakan diskusi di lingkaran Netanyahu berfokus pada upaya untuk mengambil tindakan terhadap Gerakan Islam, yang dianggap sebagai gerakan induk dari Daftar Arab Bersatu (RA’AM), atas tuduhan partai tersebut mentransfer sumbangan ke Gaza selama perang.
Menurut Channel 13, mengutip dua sumber anonim yang dekat dengan Netanyahu, langkah tersebut akan membutuhkan legislasi di Knesset, parlemen Israel, serta penilaian dan posisi dari badan-badan keamanan Israel, yang dipimpin oleh badan keamanan internal Shin Bet.
Laporan tersebut menambahkan bahwa tanggal pemilu mendatang masih belum jelas, tetapi langkah-langkah tersebut sedang dibahas sebagai bagian dari persiapan politik untuk pemilu.
Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme
Masa jabatan Knesset saat ini berakhir pada bulan Oktober, meskipun dalam pembacaan pendahuluan Rabu lalu mereka memilih untuk membubarkan diri. Jika RUU tersebut lolos tiga kali pembacaan lebih lanjut, hal itu dapat membuka jalan bagi pemilu dini. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
















Mina Indonesia
Mina Arabic