Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan Drone di Sudan Tewaskan 8 Warga Sipil, Puluhan Terluka

Arina Islami - Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:02 WIB

14 Views ㅤ

Pasukan militer Sudan (foto: EU)

Khartoum, MINA – Sedikitnya delapan warga sipil tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan drone di wilayah Um Sharu, daerah Sodari, Negara Bagian Kordofan Utara, Sudan.

Kelompok hak asasi manusia Sudan, Emergency Lawyers, mengatakan serangan tersebut terjadi pada Kamis ketika warga sipil sedang melakukan perjalanan di kawasan tersebut.

Dalam pernyataannya pada Jumat (28/8) yang dikutip dari Anadolu, Emergency Lawyers menyebut delapan orang tewas dan puluhan lainnya terluka berdasarkan data awal yang berhasil didokumentasikan.

Serangan drone tersebut juga menghancurkan empat kendaraan sipil. Kelompok itu mengatakan drone kembali menyerang ketika warga berusaha mengevakuasi korban yang terluka.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Emergency Lawyers menyatakan tidak ada keberadaan militer di lokasi saat serangan terjadi. Tidak ada pula bentrokan bersenjata yang berlangsung di kawasan tersebut.

Kelompok tersebut mengecam serangan itu karena dinilai semakin memperburuk penderitaan warga sipil dan membuat korban terluka semakin sulit mendapatkan perawatan medis.

Emergency Lawyers mengatakan serangan terhadap warga sipil tersebut merupakan pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional dan berpotensi menjadi kejahatan perang.

Namun, kelompok tersebut tidak menyebut pihak yang bertanggung jawab atas serangan drone itu.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Hingga Jumat siang, belum ada pernyataan dari militer Sudan maupun Pasukan Dukungan Cepat (RSF) mengenai serangan tersebut.

Kordofan Utara, Kordofan Barat, dan Kordofan Selatan menjadi salah satu medan pertempuran utama dalam konflik Sudan.

Pertempuran antara militer Sudan dan RSF terus berlangsung di wilayah tersebut.

Perang Sudan telah berlangsung sejak April 2023 setelah pertempuran pecah antara militer Sudan dan RSF.

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Menurut perkiraan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lembaga internasional, konflik tersebut telah menewaskan puluhan ribu orang dan menyebabkan sekitar 13 juta warga Sudan mengungsi.

Serangan drone menjadi salah satu bagian penting dalam konflik Sudan.

Serangan tersebut tidak hanya menyasar posisi militer, tetapi juga semakin menimbulkan ancaman bagi warga sipil di wilayah yang dilanda pertempuran.

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Trump Sebut AS Kuasai Greenland, Ini Isi Kesepakatannya

Rekomendasi untuk Anda

Afrika
Afrika
SERANGAN UDARA DI YAMAN
Palestina
Internasional