Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suriah Buka Koridor Bantuan ke Kota Mayoritas Kurdi

Rudi Hendrik Editor : Bahron Ans. - Senin, 26 Januari 2026 - 20:49 WIB

Senin, 26 Januari 2026 - 20:49 WIB

16 Views ㅤ

Konvoi 24 truk bantuan yang didukung PBB sedang menuju Kobani (Ain Al Arab), Suriah, untuk membantu orang-orang yang terkena dampak konflik di kota berpenduduk Kurdi, Ahad, 25 Januari 2026. (Foto: OCHA Syria)

Damaskus, MINA – Militer Suriah mengatakan pada Ahad (25/1) bahwa mereka telah membuka koridor kemanusiaan ke Kota Kobani yang mayoritas penduduknya etnis Kurdi, yang dipenuhi pengungsi.

Konvoi PBB yang membawa bantuan penyelamat jiwa sudah menuju ke Kobani.

Bantuan tersebut datang bersamaan dengan pengumuman Kementerian Pertahanan tentang perpanjangan gencatan senjata selama 15 hari di semua front operasi Tentara Arab Suriah, yang berlaku mulai pukul 23.00 waktu setempat pada 24 Januari. Arab News melaporkan.

Kementerian mengatakan, perpanjangan gencatan senjata ini dilakukan untuk mendukung operasi AS dalam memindahkan tahanan Daesh/ISIS dari penjara di Suriah ke Irak.

Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme

Komando Operasi Tentara Arab Suriah memperingatkan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dan milisi PKK agar tidak melanjutkan pelanggaran dan provokasi mereka.

Mereka juga mengumumkan pembukaan dua koridor kemanusiaan, satu ke Kobani dan satu lagi di Provinsi Hasakah terdekat, untuk memungkinkan “masuknya bantuan.”

Gonzalo Vargas Llosa, perwakilan badan pengungsi PBB di Suriah, mengatakan di X bahwa “berkat kerja sama dengan pemerintah Suriah … konvoi 24 truk yang membawa makanan pokok, barang-barang bantuan, dan solar” berangkat ke Kobani.

Kobani yang dibebaskan oleh pasukan Kurdi dari pengepungan panjang oleh Daesh pada 2015, menjadi simbol kemenangan besar pertama mereka melawan teroris. []

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Dunia Islam
Internasional
Dunia Islam